Capital Market & Investment

Cek Potensi IHSG Pada Kamis ini, Amati Peluang Cuan Saham-Saham Tambang, Ritel & Bank

Foto : Vicky Rachman/SWA.

Tim riset PT Panca Global Sekuritas menyebutkan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 2 Mei 2024, berpotensi menguat yang dipengaruhi sentimen positif yakni rilis kinerja keuangan emiten kuartal I tahun 2024 dan musim pembagian dividen. PT MNC Sekuritas menyampaikan IHSG pada pedagangan Selasa pekan ini ditutup menguat 1,10% ke level 7.234 poin dan masih didominasi oleh volume pembelian.

Herditya Wicaksana, analis MNC Sekuritas, menyebutkan level IHSG masih berpeluang untuk menguji area 7.289 poin. “Tidak menutup kemungkinan IHSG akan terkoreksi terlebih dahulu untuk menguji 7.157-7.221 poin,” ucap Heditya pada risetnya, Kamis (2/5/2024). MNC Sekuritas pada perdagangan hari ini merekomendasikan saham ASII, HRTA, INKP, dan MAPI.

PT BRI Danareksa Sekuritas mengemukakan IHSG mulai menguat dan menguji resisten terdekat MA 60 di 7.257 poin. IHSG berpotensi rebound tertahan di area resisten. Support sementara yang perlu diperhatikan di level 7.014 poin.BRIDS mengamati potensi saham ASSA, HRTA, PNLF, dan WIFI.

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG pada hari ini berpotensi terkoreksi. Level support berada di 7.100-7.170 dan resistance berada di 7.270-7.320 poin.

Wall Street ditutup melemah karena pasar mempertimbangkan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan kenaikan biaya tenaga kerja naik lebih dari perkiraan sebesar 1,2% pada kuartal terakhir dan memburuknya kepercayaan konsumen jelang pertemuan kebijakan penting The Fed untuk memutuskan arah suku bunga. Indeks Dow Jones ditutup turun 1,49% menjadi 37.815,92, indeks S&P 500 melemah 1,57% ke 5.035,69 dan indeks Nasdaq melemah 2,04% ke 15.657,82.

Selain itu, saham Magnificent Seven juga berakhir lebih rendah, termasuk Tesla, Alphabet, Nvidia, Microsoft, dan Amazon. Namun, saham Amazon naik 3,1% dalam perdagangan setelah jam penutupan karena laporan hasil kuartal pertama yang mengalahkan perkiraan konsensus. Pasar uang memperkirakan penurunan suku bunga hanya sekitar 31 basis poin (bps) tahun ini, turun dari perkiraan sekitar 150 bps pada awal tahun 2024, menurut data LSEG.

Bursa saham di Australia dan Jepang melemah pada perdagangan Rabu (1/5). Pelemahan kedua bursa saham ini terjadi karena investor tengah menyiapkan diri menghadapi keputusan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed), yang akan dirilis pada Kamis pagi waktu Asia. Investor di pasar saham juga tengah mengamati gerak nilai tukar yen. Mata uang Jepang pada awal pekan mengalami tekanan yang cukup dalam tetapi kemudian mampu menguat kembali di tengah dugaan intervensi.

Sebagian besar pasar Asia tutup pada hari Rabu karena libur Hari Buruh. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,34%, sedangkan Topix berbasis luas turun 0,50%. Indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 1,23%.

Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Kamis (2/5):

1. ANTM: speculative buy.

Beli di Rp 1.610, cutloss jika break di bawah Rp 1.580.

Jika tidak break di bawah Rp 1.610, potensi naik ke Rp 1.670-1.700 short term.

2. BRMS: speculative buy

Beli di Rp 152, cutloss jika break di bawah Rp 150.

Jika tidak break di bawah Rp 150, potensi naik ke Rp 157-162 short term.

3. MAPA: speculative buy

Beli di Rp 770, cutloss jika break di bawah Rp 750.

Jika tidak break di bawah Rp 750, potensi naik ke Rp 800-840 short term.

4. ADRO: buy if reak Rp 2.600

Jual di Rp 2.750-2.800 short term.

Area beli di Rp 2.670, cutloss jika break di bawah Rp 2.610.

5. SMGR: speculative buy

Beli di Rp 4.620, cutloss jika break di bawah Rp 4.580.

Jika tidak break di bawah Rp 4.620, potensi naik ke 4.700-4.780 short term.

6. CPIN: speculative buy

Beli di Rp 4.950, cutloss jika break di bawah Rp 4.850.

Jika tidak break di bawah Rp 4.950, potensi naik ke Rp 5.100-5.175 short term.


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved