Automotive

Indonesia dan Perancis Berkolaborasi Perkokoh Ekosistem Kendaraan Listrik

Indonesia dan Perancis Berkolaborasi Perkokoh Ekosistem Kendaraan Listrik
Kementerian ESDM dan Eramet Indonesia menyepakati kerja sama ekosistem kendaraan listrik di Jakarta pada Senin, 6 Mei 2024. (Foto : Istimewa).

Eramet dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 6 Mei 2024 menyepakati kerja sama strategis untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia. Kemitraan ini dijalin antara Eramet di Indonesia dan Badan Geologi PSDMBP (Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bum) Kementerian ESDM. Irwandy Arif, Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Percepatan Bidang Tata Kelola Minerba Kementerian ESDM, mengapreasiasi kerja sama dengan Eramet di Indonesia.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang ditandatangani pada 2011 oleh pemerintah Perancis dan Indonesia di sektor energi dan sumber daya mineral. Kemitraan itu mencakup studi bersama mengenai mineral-mineral kritis di Indonesia, termasuk studi terkait potensi sumber daya litium. Berbagai aspek mulai dari studi teknis, eksplorasi, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia akan tercakup dalam kemitraan tersebut.

Kendaraan listrik kini sedang menjadi fokus pemerintah yang berupaya mendorong transisi energi dan memerlukan kerja sama, termasuk studi bersama, untuk pengembangannya. “Studi bersama mengenai mineral-mineral kritis, terutama soal potensi cadangan litium di daerah yang belum dikembangkan di Indonesia, belum pernah dilakukan sebelumnya. Pada akhirnya, studi ini berperan untuk memahami potensi Indonesia dalam rantai pasok industri kendaraan listrik dan membantu mengembangkan strategi industri kendaraan listrik di Indonesia," ujar Irwandy dalam siaran pers yang dikutip pada Selasa (7/5/2024).

Eramet merupakan kelompok bisnis pertambangan dan metalurgi global asal Prancis yang bergerak di bidang logam dan telah beroperasi di Indonesia selama 17 tahun, Direktur Eramet Indonesia, Bruno Faour, mengatakan Eramet berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia agar menjadi pemain global yang bertanggung jawab dalam mendorong transisi energi dunia. “Kemitraan ini merupakan satu langkah penting dalam memastikan sumber daya yang tersedia untuk memasok logam-logam yang dibutuhkan dalam transisi energi. Eramet akan membantu menyumbangkan keahlian berskala internasionalnya kepada pemerintah Indonesia di bidang logam transisi energi,” ujar Faour.

Pauline Leduc, Wakil Kepala Departemen Ekonomi Kedutaan Besar Perancis di Indonesia mengungkapkan dukungannya terhadap kemitraan ini dan menekankan pentingnya kemitraan internasional dalam mendorong pembangunan berkelanjutan pada sektor mineral di Indonesia.

Leduc menyampaikan Indonesia merupakan mitra strategis bagi Perancis dan kemitraan ini menunjukkan hubungan yang erat antara kedua negara. Kami berharap kemitraan ini dapat membangun sinergi yang lebih erat antara sektor swasta dan pemerintah, terutama dalam ekosistem baterai kendaraan listrik,” kata Leduc. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved