Capital Market & Investment

Pendapatan Venteny Fortuna (VTNY) Melonjak 22%

Ilustrasi foto : Istimewa.

PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) membukukan pendapatan pada kuartal I-2024 sebesar Rp39,6 miliar, naik 22% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Laba komprehensif tahun berjalan juga meningkat menjadi Rp5,6 miliar, atau naik 66% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Jun Waide, Founder dan Group CEO Venteny, menyampaikan layanan B2B (business to business) financial service menjadi penyumbang pendapatan terbesar yaitu Rp25,1 miliar. “Hal ini sejalan dengan fokus Perseroan untuk meningkatkan financial inclusivity pada UMKM khususnya yang ada di Indonesia,” ujar Jun seperti ditulis swa.co.id pada Rabu (8/5/2024).

Menurut Jun, penyaluran pendanaan produktif senilai Rp 1,5 triliun sepanjang tahun 2023 kepada pelaku bisnis dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memenuhi kebutuhan finansial UMKM yang berdampak positif terhadap laporan keuangan perusahaan di awal 2024.

Faktor lainnya yang menjadi stimulus kinerja positif Venteny adalah teknologi yang dikembangkan oleh Venteny untuk mendigitalisasi sistem bisnis UMKM. “Hal ini dapat terlihat dari peningkatan pesat pendapatan penjualan pengembangan produk teknologi informasi yang menyumbangkan Rp7,6 miliar pada kuartal I-2024, tumbuh 117% dari periode yang sama di tahun sebelumnya,” tambah Lie Kienata, Group CFO Venteny.

Saat ini, Venteny telah menyalurkan pendanaan ke lebih dari 9.600 UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia dan memiliki lebih dari 300 ribu member eksklusif. Damar Raditya, COO Group Venteny, menyampaikan Venteny Employee Super App menyediakan layanan eksklusif yang ditujukan untuk peningkatan kesejahteraan karyawan, dengan memenuhi kebutuhan karyawan perusahaan mitra. “Layanan B2B2E Venteny Employee Super App turut menyumbang pendapatan sebesar Rp6,9 miliar di kuartal I-2024,” katanya.

Hasil positif ini, menurut Jun, meningkatkan optimisme mereka terhadap pertumbuhan perusahaan secara konsisten. "Kami percaya bahwa pencapaian ini bukan hanya kemenangan bagi perusahaan, namun juga bagi seluruh masyarakat yang menerima manfaat melalui layanan kami,” ucap Jun.

Berdasarkan pencapaian yang tercatat dalam laporan keuangan kuartal pertama tahun ini, Venteny semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri dalam layanan pendanaan produktif melalui growth funding dan pemberdayaan sumber daya manusia dengan Venteny Employee Super App.

Jun meyakini pencapaian di kuartal I-2024 ini tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan yang diberikan konsumen kepada Venteny. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi keuangan yang inovatif dan berkelanjutan untuk menjembatani financing gap serta menjawab tuntutan pasar yang terus berubah untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan untuk Indonesia yang lebih kuat,” tutur Jun. Harga saham VTNY pada penutupan perdagangan hari ini turun 1,07%, menjadi Rp 185 dari perdagangan sebelumnya. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved