My Article

Menjadi Pemimpin Berpengaruh dengan Gaya Kepemimpinan Coaching

Oleh Editor
Rahmaisyah Dwi Ristina, Konsultan SDM dari PPM Manajemen. (Foto : Istimewa).

Pesta sepakbola Piala Asia U-23 tahun 2024 telah berlalu, dan meski tiket Olimpiade belum jadi milik Garuda Muda, kisah perjuangan Rizky Ridho serta rekan-rekannya menembus semifinal masih membekas dalam ingatan. Capaian ini tak lepas dari kepiawaian Coach Shin Tae Yong (STY) yang telah membawa angin segar dalam kepemimpinan Timnas Indonesia.

Di tengah pujian yang mengalir untuk Coach Shin, banyak pengamat menyoroti gaya kepemimpinannya yang unik dalam mengasah potensi skuad Garuda. Gaya kepemimpinan, seperti yang kita ketahui, memegang peranan penting dalam membentuk sinergi dan kerjasama dalam sebuah tim. Faktor ini tidak hanya relevan dalam dunia olahraga tetapi juga sangat krusial dalam lingkup organisasi bisnis.

Di era bisnis yang dinamis saat ini, menjadi pemimpin yang efektif memerlukan lebih dari sekedar memberikan arahan. Pemimpin harus dapat menginspirasi, menggerakkan tim, dan mencapai tujuan bersama. Salah satu gaya kepemimpinan yang terus mendapatkan pengakuan karena efektivitasnya adalah gaya kepemimpinan coaching. Artikel ini akan mengeksplorasi esensi dari gaya kepemimpinan ini, pentingnya dalam konteks korporat, dan bagaimana kita dapat mengembangkan serta menerapkannya untuk mencapai kesuksesan bersama.

Gaya kepemimpinan coaching adalah pendekatan yang menekankan pada pengembangan individu dalam tim. Seorang pemimpin dengan gaya ini tidak hanya berfungsi sebagai pemberi instruksi tetapi juga sebagai mentor dan fasilitator, yang membantu setiap anggota tim mencapai potensi terbaik mereka. Melalui dukungan, bimbingan, dan umpan balik konstruktif, pemimpin ini membuka jalan bagi anggota tim untuk tumbuh dan berkembang.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa gaya kepemimpinan coaching semakin diadopsi oleh pemimpin visioner di berbagai sektor:

Meningkatkan Kinerja Tim :

Anggota tim yang merasa didukung dan dipandu oleh sang pemimpin, cenderung lebih termotivasi dan berkinerja lebih baik.

Mendorong Pertumbuhan Pribadi dan Profesional:

Proses coaching memberikan peluang untuk belajar, mengatasi tantangan, dan mencapai aspirasi pribadi serta profesional.

Membangun Hubungan yang Kuat:

Pendekatan ini menciptakan iklim kerja yang inklusif dan kolaboratif, memperkuat ikatan antara pemimpin dan anggota tim.

Mengurangi Turnover Karyawan:

Karyawan yang merasa dihargai dan mendapat dukungan cenderung lebih puas dan setia kepada organisasi.

Untuk mengimplementasikan gaya kepemimpinan coaching, seorang pemimpin bisa mengambil beberapa langkah strategis:

Pertama, praktikkan empati:

Penting untuk benar-benar mendengarkan anggota tim, memahami perspektif dan kebutuhan mereka, dan menunjukkan empati dalam interaksi dengan mereka.

Kedua, ajukan pertanyaan reflektif:

Mengajukan pertanyaan yang merangsang pemikiran dan introspeksi, membantu anggota tim mengeksplorasi dan menemukan jawaban sendiri.

Ketiga, berinvestasi dalam pengembangan pribadi:

Jadilah teladan dalam upaya pengembangan diri. Ambillah peluang untuk belajar dan berkembang sebagai seorang pemimpin, dan bagikan pengalaman serta pengetahuan dengan anggota tim.

Keempat, ciptakan lingkungan belajar yang aman:

Pastikan bahwa anggota tim merasa nyaman untuk berbagi ide, mengajukan pertanyaan, dan mengambil risiko. Buatlah lingkungan kerja yang mendukung eksperimen dan pembelajaran.

Kelima, berikan umpan balik konstruktif:

Berikan umpan balik yang konstruktif. Sediakan umpan balik secara teratur kepada anggota tim, baik dalam hal prestasi maupun pengembangan. Pastikan umpan balik yang diberikan jelas, spesifik, dan disampaikan dengan cara yang membangun.

Dengan fokus pada pengembangan individu, membangun hubungan yang kuat, dan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, pemimpin dengan gaya kepemimpinan coaching tidak hanya meningkatkan kinerja tim tetapi juga menginspirasi pertumbuhan pribadi dan profesional, membawa nilai tambah yang signifikan untuk organisasi mereka. Seorang pemimpin dengan pendekatan coaching adalah navigator yang memandu timnya menuju puncak keberhasilan bersama.(*)

Penulis : Rahmaisyah Dwi Ristina, Konsultan SDM PPM Manajemen


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved