Technology

Cucu Usaha Astra Group Menyodorkan Jasa Lelang Online

Jajaran manajemen Toyota Astra Financial mengunjungi Ibid. (Foto : Astra).

Penyedia jasa lelang di platform digital, semisal PT Balai Lelang Serasi (Ibid), menyodorkan menyodorkan jasa lelang otomotif dan non otomotif. Ibid, cucu usaha PT Astra International Tbk (Astra Group) menyediakan jasa lelang di website dan aplikasi IBID. Daddy Doxa Manurung, Presiden Direktur Balai Lelang Serasi, mengatakan proses lelang di Ibid dilakukan secara digital, mulai dari proses registrasi, pembelian Nomor Peserta Lelang (NPL), pengecekan jadwal lelang, hingga titip jual, dan membeli aset pribadi maupun perusahaan. “Sehingga, prosesnya lebih aman dan mudah,” ujar Daddy di Jakarta, Selasa (14/5/2024).

Saat ini, Ibid membuka 10 cabang untuk memudahkan peserta lelang dan penitip untuk melihat objek lelang. Adapun untuk mengikuti lelang di Ibid, bisa melalui metode Live Auction, Timed Auction, Flash Auction, dan Closed Auction. Setiap metode memiliki ketentuan dan durasinya masing-masing. Calon pembeli bisa mengakses informasi lebih rinci di website resmi Ibid.

Daddy menjabarkan tips untuk mengikuti lelang di Ibid, antara lain mengetahui identitas penyelenggara lelang. Seringkali lelang online diselenggarakan oleh komunitas tertentu seperti halnya lelang mobil, biasanya diselenggarakan oleh komunitas mobil. Begitu juga dengan lelang motor, lelang gadget, dan fesyen. “Lalu setelahnya bisa mengecek jadwal lelang dan peraturan yang berlaku di lelang Ibid. Tiap penyelenggara punya aturan yang berbeda, namun beberapa hal yang perlu dipastikan adalah mengenai jadwal lelang, lot lelang, dan jadwal open house,” kata Daddy.

Peserta lelang dihimbau mengetahui mekanisme lelang, jangka waktu pelunasan, metode pembayaran deposit NPL, serta peraturan lainnya yang berlaku pada lelang yang sedang diadakan. Peserta lelang, lanjut Daddy, disarankan untuk melakukan survei harga pasar dan kondisi objek yang dilelang di Ibid. Hal ini memudahkan peserta lelang untuk mempersiapkan dana untuk mengikuti lelang dan menghindari penawaran impulsif yang cenderung merugikan.

Kemudian, proses lelang online dilakukan dalam waktu terbatas. Jika koneksi internet tidak stabil atau buruk akan menggangu peserta tatkala melakukan penawaran di lelang online. Jangan mengikuti lelang karena pemikiran yang impulsif agar lelang yang diikuti tetap kondusif dan tidak merugikan pihak manapun, terutama pemilik barang yang dilelang.

Jika peserta memberikan penawaran secara impulsif, barang yang dimenangkan akhirnya justru memiliki nilai yang sangat tinggi dan dapat menyebabkan wanprestasi jika tidak dilunasi. ”Untuk informasi unit, saat ini sudah sangat bagus karena sudah menggunakan barcode, jadi kita bisa melihat detail informasi unit yang ada saat ini,” ungkap Daddy.

Aulia Rahman mengisahkan pengalamannya ketika mengikuti lelang kendaraan bermotor di aplikasi Ibid. Aplikasi ini bisa diunduh di Google Play Store dan AppStore. “Hasil inspeksi kendaraan pun sesuai dengan kondisi saat saya melihat langsung. Untuk pelayanannya sangat memuaskan karena saya dilayani dengan baik saat menggali informasi mengenai BPKB kendaraan dan lainnya,” tutur Aulia. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved