CSR Corner

Combiphar Berdayakan Petani Perempuan

Program CSR Combiphar. (Foto : Istimewa).

PT Combiphar memberikan mesin perajang untuk 5 desa binaan sebagai wujud komitmen perusahaan akan keberlanjutan program pemberdayaan perempuan. Program bertajuk Combi Hope Women Empowerment yang dimulai sejak 2021 itu didukung Tim Penggerak PKK (TPPKK) Kabupaten Karanganyar dan Wonogiri, Dinas Pertanian dan Unit Pelaksana Fungsional (UPF) Hortus Medicus Tawangmangu.

Penyerahan mesin perajang ini adalah bagian dari keberlanjutan program pemberdayaan perempuan untuk meningkatkan kualitas hidup kaum perempuan, khususnya Kelompok Wanita Tani dan PKK di sekitar wilayah operasional Air Mancur & Madurasa Unggul Nusantara, entitas dibawah bendera Combiphar Group yang beroperasi di Karanganyar dan Wonogiri.

Combiphar dan pemerintah daerah berkolaborasi untuk memberikan ilmu budidaya jahe dan lengkuas dengan memanfaatkan lahan dan halaman rumah yang tidak produkif. Dony Hermawan, Senior General Manager Corporate Communication & CSR Combiphar Group, mengapresiasi para peserta yang mengikuti dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam budidaya jahe dan lengkuas sebagai bahan baku pembuatan jamu.

Combiphar, lanjut Donny, berharap edukasi yang telah diberikan tidak hanya terhenti sampai kepada petani perempuan binaan Combiphar. "Namun akan terus berlanjut kepada perempuan-perempuan lainnya di sekitar mereka. Dengan mengamalkan ilmu yang didapatkan, kami yakin, kualitas dan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar desa akan semakin meningkat,” ujar Dony dalam siaran pers pada Jumat, 17 Mei 2024.

Combiphar menjalankan program Combi Hope untuk mempertebal komitmen perusahaan untuk pemberdayaan berkelanjutan kepada masyarakat di sekitar lokasi operasional, meningkatkan kapasitas dan kapabilitas petani perempuan. Program ini juga secara proaktif menjalin kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan generasi yang lebih sehat. Keberlanjutan program CSR ini bertujuan mendukung petani perempuan yang berada di lokasi operasional Combiphar agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat melalui pendidikan dan pemberdayaan.

Endar Timotius, Pj Ketua TPPKK Kabupaten Karanganya, menjelaskan perempuan berperan besar dalam tatanan keluarga dan lingkungan sekitarnya. "Melalui program ini, kami berharap para perempuan tani dapat merasakah manfaatnya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga untuk Indonesia Maju. Mesin perajang yang diserahkan oleh Combiphar diharapkan dapat membantu meningkatkan produktifitas dari masing-masing Kelompok Wanita Tani yang tergabung dalam program ini,” ujarnya.

Combiphar memiliki 6 program tanggung jawab sosial perusahaan, diantaranyaCombi Hope Healthy Living Education, Combiphar Health Desk, Combiphar Women Empowerment, Combi Hope Youth Enterprenurship, Combi Run, Combi Basketball, dan Combiphar Players Championship. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved