Trends

Astra Sosialisasi Apresiasi SATU Indonesia Award 2024 di Kendari

Bincang inspiratif sosialisasi SATU Indonesia Award 2024 di Kendari. (Foto: Ubaidillah/SWA)

Astra melakukan sosialisasi Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2024 di Kota Kendari, Sabtu, 18 Mei 2024. Dalam sosialisasi ini, Astra menghadirkan penerima award tahun 2017 bidang pendidikan, Jamaludin, dan Pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan ,Tri Mumpuni.

Sosialisasi dilaksanakan via bincang inspiratif bersama para narasumber. Sosialisasi ini juga bertujuan mencari generasi muda di pelosok negeri yang memiliki kontribusi sosial berkelanjutan dengan dampak positif untuk masyarakat sekitarnya melalui bidang Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi.

“SATU Indonesia Awards merupakan bentuk apresiasi dari Astra untuk generasi muda yang aktif dalam mendorong perubahan positif di masyarakat sekitarnya. Dalam pelaksanaan tahun kelima belas ini, tema yang diusung ‘Bersama, Berkarya, Berkelanjutan’, kami berharap dapat menemukan generasi muda yang mampu membawa perubahan melalui kontribusi nyata,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra, Riza Deliansyah.

Jamaluddin, anak petani yang berasal dari Desa Kanreapia, Gowa, Sulawesi Selatan berhasil menggerakkan masyarakat dengan membuat rumah baca (Rumah Koran) dan mendorong agar masyarakat di desanya yang mayoritas petani tidak buta huruf. Jamal memulai gerakan ini dari kandang sapi yang disulap menjadi Rumah Koran.

“Saya mengubah kandang sapi milik keluarga menjadi Rumah Koran, sebagai pusat inspirasi dan pembelajaran membaca dan berorganisasi untuk para petani. Langkah inilah yang membawa saya mendapat apresiasi SATU Indonesia Awards tahun 2017 dalam Bidang Pendidikan,” tutur Jamaluddin saat berbagi kisah inspiratifnya di hadapan 300 peserta.

Setelah mendapatkan apresiasi SATU Indonesia Awards 2017, Jamal mendapatkan peluang berkolaborasi bersama Kampung Berseri Astra. Saat ini, Jamal bersama para pemuda desa berhasil menjadikan daerah asalnya sebagai tempat wisata edukasi yang mendatangkan wisatawan dari berbagai kota.

“Desa saya penghasil sayuran wortel, kol, daun bawang, dan sebagainya. Produktivitas petani itu meningkat setelah kami edukasi soal penggunaan pupuk organik dan pemasaran via online. Biasanya dalam seperempat hektar panen 1 ton, sekarang bisa satu setengah ton, dalam sehari desa saya bisa menghasilkan 50 ton sayur (akumulasi dari semua jenis sayur),” ujarnya usai acara.

Kisah seperti Jamaluddin menunjukkan bagaimana inisiatif yang berawal dari komunitas dapat menginspirasi perubahan yang lebih luas, menunjukkan bahwa dengan keberanian, inovasi, dan dukungan yang tepat, setiap individu memiliki potensi untuk membuat perbedaan yang signifikan dalam masyarakat. Astra melalui SATU Indonesia Awards terus berkomitmen untuk menjadi katalis dalam mewujudkan potensi tersebut, mengubah tantangan menjadi peluang di setiap sudut tanah air. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved