Trends

Gelar BEAST 2024, Penggiat Industri Kreatif Pacu Pertumbuhan Industri Animasi

Foto : Dok.

Untuk memperkuat ekosistem di industri kreatif, Bengkel Animasi bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan ajang Bengkel Animasi Digital Art & Creative Festival (BEAST) 2024, di Holiday Inn Pasteur, Bandung pada Sabtu pekan lalu.

Ronny Gani, CEO dan Co-founder Bengkel Animasi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menjadi wadah pertukaran informasi dan kolaborasi antar stakeholder dari industri seni digital dan kreatif, mulai dari studio animasi,games, praktisi dan profesional, institusi pendidikan, pelajar, mahasiswa dan institusi-institusi pemerintah terkait.

BEAST 2024 akan mendatangkan pembicara dari latar belakang industri games, animasi, Intellectual property (IP), ilustrator dan komik. Mereka itu adalah Ronny Gani (CEO Bengkel Animasi & Senior Animator di film Avengers, Pacific Rim, dan Transformers, Shieny Aprilia (CEO Agate International), Daryl Wilson (CEO Kumata Animation Studio), Anintyas Wening (Operational Manager Brown Bag Films Bali), dan Bryan Valenza (Exclusive Color Artist Marvel Entertainment).

Para profesional ini berbagi informasi dan pengetahuan dari pengalamannya selama berkarier di studio animasi besar di dalam dan luar negeri. Harapannya dapat menambah wawasan dalam mengembangkan bisnis dan skill peserta. Bengkel Animasi berupaya menghadirkan sinergi yang lebih kuat dari seluruh para pemangku kepentingan industri, khususnya pelaku bisnis dan sumber daya manusianya. "Harapannya, pertumbuhan industri bisa semakin optimal, serta yang tidak kalah penting: terjadi regenerasi sumber daya manusia kepada anak-anak muda untuk menjadi tenaga profesional yang pada saatnya nanti, harus sanggup bersaing secara internasional," ujarnya seperti ditulis swa.co.id pada Senin, (20/5/2024).

Daryl Wilson, CEO Kumata Studio dan Ketua AINAKI (Asosiasi Industri Animasi Indonesia), menjabarkan Indonesia akan mendapatkan bonus demografi Indonesia yang akan terjadi dalam waktu 10-15 tahun mendatang akan membutuhkan lapangan kerja yang besar. Sektor industri animasi yang padat karya bisa menjadi solusi dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan dan menghasilkan produk-produk berbasis intelektual property (IP) atau menyediakan jasa produksi animasi kepada pasar animasi lokal maupun global.

Berdasarkan data AINAKI, pertumbuhan studio animasi Indonesia bertumbuh sebanyak 200% per tahunnya. Karena itu, AINAKI membuka kerja sama dengan berbagai pihak dalam membangun program hulu ke hilir agar sektor animasi bisa mengambil peran untuk menuju Indonesia Emas yang dicanangkan pemerintah.

Industri Digital Art & Creative di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi dalam beberapa tahun terakhir ini. Perusahaan-perusahaan lokal menciptakan produk kreatif atau menyediakan jasa untuk klien mancanegara.

Anintyas Wening, Operational Manager dari Brown Bag Films Bali, meyakini acara ini adalah kesempatan dan wadah yang luar biasa untuk mendukung pertumbuhan industri animasi di Indonesia. "Kami berharap bahwa berbagi pengalaman dan insight pada event BEAST 2024 memberikan wawasan yang nantinya dapat memperkuat ekosistem animasi di Indonesia," ucap Anintyas. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved