Financial Report

Citi Indonesia Mencetak Laba Bersih Rp665,9 Miliar di Kuartal I-2024

Batara Sianturi, CEO Citi Indonesia pada jumpa pers di Jakarta pada Rabu, 22 Mei 2024. (Foto: Citi Indonesia)

Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) membukukan laba bersih senilai Rp665,9 miliar di kuartal pertama tahun ini. Raihan ini meningkat 17% dari Rp568,7 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Laba bersih ditopang peningkatan pendapatan operasional lainnya dan membaiknya biaya operasional.

Batara Sianturi, CEO Citi Indonesia, menyampaikan Citi Indonesia mempertahankan laba bersih di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh ketegangan geopolitik dan volatilitas pasar. Untuk itu, Citi Indonesia berinisiatif memberikan solusi dan layanan keuangan yang unggul sehingga menghasilkan kinerja keuangan yang kuat dan sehat pada periode tersebut. "Kami tetap waspada dalam menghadapi dinamika pasar yang kompleks, memastikan kami dapat terus menyesuaikan diri dengan perubahan regulasi sambil terus berinovasi dan melayani klien," ujar Batara pada paparan publik di Jakarta, Rabu (22/5/2024).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peningkatan laba bersih tersebut memberikan kontribusi terhadap peningkatan return on asset (ROA) yang naik menjadi 3,9% dari 2,9%. Return on equity (ROE) sebesar 13,8%, naik tipis dari 13,7%. Pendapatan bunga bersih turun menjadi Rp936,3 miliar dari Rp1,21 triliun. Selanjutnya, non performing loan (NPL) gross naik menjadi 3,40% dari 2,83%.

Sedangkan loan to deposit ratio (LDR) tercatat sebesar 50,73% atau turun tipis dari 51,82%. Sementara itu, rasio cakupan likuiditas atau liquidity coverage ratio (LCR) mencapai 275% dan rasio pendanaan stabil bersih (net stable funding ratio/NSFR) sebesar 141%. “LCR dan NSFR di atas ketentuan minimum. Citi Indonesia memiliki modal yang kuat dengan rasio kewajiban penyediaan modal (KPMM) sebesar 39,6%, meningkat dari 30% di tahun sebelumnya,” ujar Batara. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved