Technology

Ecolab Ajak Industri Tingkatkan Kesadaran Pemanfaatan Air Bersih

Ilustrasi foto : Istimewa

Ecolab mengajak sektor industri untuk meningkatkan kesadaran agar air yang sudah dimanfaatkan, dapat diolah atau didaur ulang agar bisa digunakan kembali menjadi air yang lebih bersih. Hal ini sampaikan Presiden Direktur Ecolab, Evan Jayawiyanto, di World Water Forum (WWF) Ke-10 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.

Berdasarkan laporan terbaru PBB pada laporan World Water Development Report 2024 yang dipublikasikan oleh UNESCO pada Maret 2024, sekitar 2,2 miliar jiwa di seluruh dunia ini tidak memiliki akses terhadap air minum. Tantangan sejenis dirasakan di Indonesia, daerah perkotaan yang memiliki akses air, namun masih belum terkelola optimal terutama menyangkut limbah cair atau air yang sudah dimanfaatkan “Kita bisa bersama-sama meningkatkan pengolahan air. Setelah air bersih itu digunakan bisa didaur ulang lagi menjadi air bersih,” ujar Evan di sela-sela WWFdi Bali pada Selasa (21/5/2024).

Sedangkan di daerah pelosok, untuk meningkatkan akses air salah satunya perlu diintervensi dengan investasi untuk infrastruktur khususnya dalam penyaringan, penyulingan, pemurnian air hingga menjadi lebih bersih.

Oleh karenanya, Ecolab memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan kualitas dan akses air bersih di Indonesia guna mendukung sanitasi dan menekan risiko kekurangan air yang diperkirakan mencapai hingga 56% pada 2030, berdasarkan riset World Resources Institute. “Kami sediakan solusi untuk layanan industri dengan menggabungkan teknologi dan inovasi digital untuk mengolah air menjadi bersih,” kata Evan.

Ecolab menghadirkan inovasi digital untuk mengawasi sejumlah parameter air bersih di antaranya bebas dari kandungan bakteri. Selain itu, Ecolab juga memiliki teknologi untuk menyaring dan menyuling air agar dapat memenuhi rekomendasi parameter air bersih. “Jadi kami bantu memonitor dari sisi digital. Kami bisa melihat air bersih, apakah itu cukup kualitasnya sebagai air bersih atau perlu ditingkatkan penyaringan, penyulingan, reaksi kimia, dan mengolah air itu supaya kualitasnya lebih bagus,” ucapnya. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved