Capital Market & Investment

ETF Ethereum Spot Disepakati, Harga ETH Berpeluang Capai US$10 Ribu

Grafik pergerakan harga ETH 24 Mei 2024. (dok Nanovest)

Persetujuan dana perdagangan pada ETF Ethereum Spot di Amerika Serikat oleh Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) menghasilkan lonjakan signifikan terhadap harga berbagai aset kripto, terutama Ethereum (ETH). Harga ETF diprediksi akan mencapai level US$10.000 atau sekitar Rp150 juta per koin.

“Pertumbuhan harga dan fundamental Ethereum secara psikologis mulai terlihat saat wacana Ethereum Spot ETF naik pada bulan Oktober 2023, harga ETH naik sebesar 20%. Enam bulan kemudian, ETH naik lagi dengan total mencapai 201% jika dibandingkan dengan bulan Oktober 2023,” ujar M Yusuf Musa, Head of Strategy Nanovest, Jumat (24/5/2024).

ETF merupakan suatu channel yang efektif untuk sebuah aset menjadi lebih likuid, dalam hal ini Ethereum (ETH) sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar nomor 2 terbesar setelah Bitcoin (BTC). “Dengan masuknya capital in-flow dari investor besar ke ETH, makan akan berpengaruh kepada ekosistem aset kripto yang berada pada jaringan Blockchain Ethereum. Aset kripto Layer-1 seperti MATIC, BNB, dan SOL berpotensi ikut naik seiring dengan disahkannya Ethereum Spot ETF,” ungkap Musa.

ETF memungkinkan investor untuk berinvestasi dalam Ethereum tanpa harus langsung membeli dan menyimpan aset digital, yang sering kali dianggap lebih aman dan menarik bagi investor tradisional. Ini bisa meningkatkan permintaan Ethereum secara signifikan, yang pada gilirannya mendorong harga naik.

ETF Ethereum berpotensi mendorong adopsi yang lebih luas dan mengintegrasikan aset kripto ke dalam lanskap keuangan tradisional. Serta mempermudah akses investasi dan meningkatkan keamanan bagi para investor. Analis senior ETF Bloomberg, Eric Balchunas, menyampaikan peluang persetujuan untuk proposal ini berpeluang menjadi 75% atau naik dari 25%. Namun, peningkatan kemungkinan ini hanya berlaku untuk formulir 19b-4 (perubahan aturan bursa) dan S-1 (pernyataan pendaftaran).

Saat ini, SEC atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Amerika Serikat juga sedang meninjau aplikasi dari bursa saham yang ingin mendaftarkan ETF yang akan diperdagangkan bursa utama seperti NYSE dan Nasdaq. "Dengan perspektif jangka panjang, investasi dalam Ethereum melalui ETF bisa menjadi langkah strategis yang menguntungkan, memberikan akses lebih luas kepada investor dan meningkatkan likuiditas pasar kripto secara keseluruhan," ujarnya. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved