CSR Corner

MMS Group Menempa Anak Muda Mengembangkan Inovasi Pembangunan Berkelanjutan

MMS Group Indonesia mengakselerasi talenta muda berinovasi mengembangkan SDG's. (Foto : Istimewa).

MMS Group Indonesia (MMSGI) bersama 15 perusahaan lainnya berpartisipasi mengikuti Sustainable Development Goals Innovation (SDGI) Accelerator for Young Professional yang memberdayakan talenta muda untuk berinovasi. Kegiatan bertajuk Reviving Hope: From Mining Void to Clean Water for All ini bertujuan untuk mengembangkan model ekonomi sirkular guna mengatasi masalah air bersih di empat desa di Kutai Kartanegara dengan dampak positif bagi masa depan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil riset internal MMSGI, air yang berada di lanskap pasca tambang dapat dimanfaatkan sebagai reservoir air berkualitas murni. Berpijak dari data ini, MMSGI mencari peluang untuk menyediakan air bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat lokal untuk keperluan rumah tangga dan pertanian.

Program air bersih ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDG’s nomor 6 (air bersih dan sanitasi layak) serta SDG’s nomor 3 (kesehatan yang baik dan kesejahteraan) karena akses terhadap air bersih meembantu meningkatkan kesehatan masyarakat.

Proyek penyaluran air bersih dari lanskap pasca tambang ini dibangun pada lahan seluas 8,6 hektare dengan volume air mencapai 2,7 juta meter kubik. Proyek program sirkulasi air bersih dari lanskap pasca tambang mampu menjangkau hingga sekitar 3.000 orang di empat desa di Kutai Kartanegara yaitu Sentuk, Lung Anai, Rempanga dan Donomulyo.

CEO MMSGI, Sendy Grety, mengungkapkan program model sirkular air bersih dari lanskap pasca tambang ini akan meminimalisir dampak terhadap lingkungan sosial . “Lanskap pasca tambang menghadirkan tantangan yang beragam, padahal aset pasca tambang sebenarnya bisa ditransformasikan menjadi penghidupan dan lingkungan pasca tambang yang berkelanjutan” ujar Sendy pada keterangannya yang dikutip Sabtu (25/4/2024).

Proyek sirkular air bersih dari lanskap pasca tambang ini melibatkan pembangunan infrastruktur air inovatif dengan memanfaatkan teknologi pompa hidram yang tidak memerlukan listrik. Hal ini mendukung SDG’s nomor 9 (industri, inovasi, infrastruktur) dan SDG’s nomor 13 (penanganan perubahan iklim).

Proyek yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) ini memastikan kepemilikan dan pemberdayaan lokal serta menumbuhkan ketahanan ekonomi masyarakat pascatambang yang mendukung SDG’s nomor 8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi) dan SDG’s nomor 11 (kota dan komunitas berkelanjutan). Keterlibatan Bumdes, ekosistem pendukung, pemerintah, masyarakat serta swasta membuat model sirkular yang berkelanjutan sesuai dengan SDG ‘s nomor17 (kemitraan untuk mencapai tujuan)

Kegiatan ini merupakan bagian dari UN Global Compact yang diselenggarakan oleh Indonesia Global Compact Networks (IGCN) demi mendukung generasi inovator masa depan melalui SDGI Accelerator untuk para profesional muda. Fokusnya adalah pada pengembangan dan penerapan solusi inovatif melalui teknologi, inisiatif, dan model bisnis terbaru yang berkontribusi terhadap tujuan keberlanjutan perusahaan.

Adapun, MMS Group Indonesia adalah perusahaan multi bisnis di bidang energi dan properti dengan prinsip berkelanjutan yang telah beroperasi selama hampir dua dasawarsa MMSGI memiliki 3 pilar bisnis utama, yaitu MMS Resources, MMS Land, dan MMS Solution yang tersebar di seluruh Indonesia. MMSGI bercita-cita untuk menjadi penyedia energi terintegrasi terpercaya yang mendorong Indonesia untuk mencapai Indonesia Net Zero 2060 melalui transisi energi yang adil dan teratur. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved