Technology

Akselerasi Transformasi Digital, Peruri Menakhodai GovTech Indonesia

Peluncuran INA Digital di Istana Jakarta. (Foto : Peruri)

swa.co.id, Jakarta- Pemerintah meluncurkan GovTech Indonesia bernama INA Digital. INA Digital adalah bagian dari Peruri yang berperan sebagai akselerator transformasi layanan digital pemerintah, mewujudkan layanan publik yang lebih berkualitas, terpercaya, dan efisien.

Penunjukkan Peruri sebagai GovTech Indonesia merupakan keberhasilannya dalam menjalankan transformasi digital. Peruri pada 2019 meluncurkan produk digital. Ini titi mangsa Peruri beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan meningkatkan bisnis di bidang sekuriti digital. Peruri yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah ini berperan dalam pembuatan materai elektronik.

Inovasi ini telah merangkul digitalisasi dalam memberikan kontribusi positif dalam mempercepat proses administratif dan meningkatkan efisiensi di pemerintahan. “Proses transformasi yang kami jalani tidak hanya berfokus pada bisnis dan infrastruktur, tapi kami juga memahami pentingnya sumber daya manusia. Oleh karena itu, kami juga telah menghadirkan talenta-talenta digital untuk mendukung keberhasilan transformasi digital pemerintah. Saat ini, seluruh karyawan Peruri telah seratus persen tersertifikasi sebagai digital talent dan menempatkan Peruri di posisi Kedua teratas di antara seluruh BUMN,” ujar Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya pada siaran pers di Jakarta, Senin (27/5/2024).

Transformasi Peruri juga mengantarkan perusahaan pada wajah baru dengan melakukan perubahan identitas perusahaan (rebranding) yang merefleksikan komitmen perusahaan terhadap inovasi dan teknologi serta kesiapan Peruri menjalani penugasan baru. Rebranding tidak hanya perubahan visual, tetapi juga mendefinisikan ulang jati diri dalam mencerminkan visi, misi dan nilai-nilai perusahaan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, menekankan pasca-peluncuran INA Digital, keterpaduan layanan digital pemerintah akan dikebut. Beberapa layanan prioritas akan dipadukan dalam satu portal pelayanan publik yang bakal diluncurkan pada September 2024. “Layanan prioritas yang dalam tahap akan dipadukan meliputi sektor pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, pembayaran digital, identitas digital, SIM online, izin keramaian, dan layanan aparatur negara,” ujar Azwar Anas.

Menteri BUMN, Erick Thohir, memaparkan Peruri dipilih untuk menjalankan INA Digital berdasarkan pada portofolio digital yang kuat, terbukti dengan berbagai layanan pemerintahan digital yang sebelumnya sudah menjadi produk unggulan mereka. “Karenanya penugasan tersebut adalah pilihan yang tepat, karena nantinya dapat mendorong daya saing BUMN di sektor digital,” ungkap Erick.

Pembentukan INA Digital diwujudkan sejak Peruri mendapatkan mandat dari pemerintah dalam Perpres No. 82 tahun 2023. Pada tahap pertama, INA Digital akan mengakselerasi integrasi dan interoperabilitas sistem layanan digital utama di sembilan layanan yang menjadi prioritas, yaitu layanan kesehatan, layanan pendidikan, bantuan sosial, identitas digital berbasis data kependudukan, layanan Satu Data Indonesia, transaksi keuangan, integrasi portal service, layanan aparatur negara, hingga SIM online dan izin keramaian.(*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved