Capital Market & Investment

Jurus Itama Ranoraya (IRRA) Mendongkrak Penjualan 52,4% di Kuartal Pertama

Jajaran direksi PT Itoma Ranoraya Tbk. (Foto : Istimewa).

swa.co.id, Jakarta – PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) membukukan penjualan bersih senilai Rp147,86 miliar pada kuartal I/2024. Raihan ini meningkat sebesar 52,4% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp97,05 miliar. Heru Firdausi Syarif, Direktur Utama IRRA, mengungkapkan pencapaian ini diraih melalui upaya perluasan portofolio produk dan kemitraan strategis. “Lonjakan pendapatan ini adalah hasil dari pendekatan dinamis dan semangat inovatif Itama Ranoraya. Kesuksesan ini menandai awal dari tahun fiskal yang menjanjikan dan menegaskan dedikasi kami terhadap inovasi dan keunggulan," kata Heru di Jakarta, Selasa (28/5/2024).

Ke depannya, perseroan berkomitmen untuk mempertahankan momentum ini dengan langkah strategis lainnya yang akan terus meningkatkan kinerja, memberikan nilai lebih bagi para pemangku kepentingan, dan memperkuat sektor kesehatan Indonesia.

Salah satu kontributor utama dari peningkatan pendapatan IRRA adalah produk kantong darah Terumo yang mencatatkan pendapatan sebesar Rp73,98 miliar, meningkat sebesar 9,37% jika dibandingkan dengan kuartal yang sama di tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh regulasi pemerintah yang mewajibkan rumah sakit untuk memperoleh darah dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Tak hanya itu, emiten yang bergerak di bidang penyediaan peralatan dan perlengkapan medis ini mencatat lonjakan permintaan untuk produk diagnostic in vitro sehingga perseroan mengantongi penjualan Rp109,87 miliar, naik 29,9% dari Rp84,58 miliar. Penjualan ini ditopang permintaan konsumen yang meningkat terhadap alat-alat kesehatan. Perseroan juga mencatatkan peningkatan pada ekuitas sebesar Rp463,53 miliar pada 31 Maret 2024, naik 0,94% dari Rp459,20 miliar pada 31 Desember 2023.

Perseroan akan memperluas portofolio produk dan kerja sama dengan prinsipal. Pendekatan inovatif perusahaan dalam memperluas portofolio produknya dan kemitraan strategis itu mengayunkan langkah bisnis IRRA untuk mencapai hasil yang positif. Perseroan terus mendorong tersedianya solusi komprehensif kepada tenaga medis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Hal ini diwujudkan dengan ekspansi portofolio, mulai dari produk diagnostic in vitro hingga alat kesehatan elektromedik dan menambah kemitraan dengan berbagai prinsipil. Pada kuartal kedua tahun 2024, IRRA berencana mendorong penggunaan Reagen IMLTD (Immunohematology Lateral Testing Devices) dan Kit Apheresis. Reagen IMLTD berfungsi untuk memastikan keamanan darah yang didonorkan dengan mendeteksi penyakit menular seperti HIV, Hepatitis B, dan Hepatitis C. Reagen IMLTD memungkinkan fasilitas kesehatan 2 untuk melakukan screening lebih cepat dan tepat, meningkatkan kualitas dan keamanan suplai darah.

Kit Aphresis adalah alat pengolah komponen darah secara fraksionasi yang memungkinkan donor darah menjadi selektif dan terapi medis yang lebih terarah, untuk penanganan penyakit kronis serta prosedur medis kompleks yang memerlukan komponen darah tertentu.

Langkah ini menunjukkan komitmen perseroan untuk terus memperluas portofolio produk untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar dan memperluas jangkauan pelanggan di industri alat kesehatan. “Keuangan perusahaan berada dalam posisi yang sehat, dan kami melihat prospek positif untuk kuartal-kuartal berikutnya, seiring dengan upaya kami yang berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan,” tutur Heru. Harga saham IRRA pada Selasa pekan ini 2,05% atau menjadi Rp498 dari perdagangan sebelumnya. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved