Trends

Hana Bank Salurkan Fasilitas Channeling Rp700 Miliar ke Kredivo

Foto : Istimewa.

swa.co.id, Jakarta- Prospek industri paylater masih cerah. Hal ini tercermin pada paparan Otoritas Jasa Keuangan yang menyatakan outstanding piutang pembiayaan paylater per Maret 2024 senilai Rp6,13 triliun atau meningkat sebesar 23,9% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kredivo terus berinovasi untuk menghadirkan fitur layanan paylater yang relevan dengan kebutuhan masyarakat seperti tenor 24 bulan dan limit hingga Rp50 juta. Melihat peluang tersebut, PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) kembali menyalurkan penambahan fasilitas channeling kepada Kredivo dengan limit kredit sebesar Rp700 miliar. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas akses kredit yang mudah dan inklusif kepada masyarakat, terutama di kota-kota lapis kedua (tier 2) dan tier 3.

Sebelumnya, Hana Bank juga telah menyalurkan channeling kepada Kredivo dengan limit kredit sebesar Rp300 miliar pada 2022 silam. Presiden Direktur Hana Bank, Jong Jin Park, menuturkan, sejak penyaluran pertama ke Kredivo, perseroan mengamati prospek bisnis dan fundamental Kredivo yang kuat dalam memberikan akses kredit yang fleksibel dan aman untuk masyarakat di Indonesia.

Berkaca dari hal tersebut, pihaknya memutuskan untuk kembali menyalurkan fasilitas channeling tahap kedua. “Langkah ini sebagai bagian dari strategi kami dalam memperluas inklusi keuangan khususnya bagi masyarakat yang sulit dijangkau oleh produk kredit perbankan dan berorientasi pada kebutuhan nasabah,” ujarnya di Jakarta, Rabu (29/5/2024).

Menanggapi kerja sama penyaluran fasilitas channeling ini, Umang Rustagi, Co-Founder dan Presiden Direktur Kredivo Indonesia, mengungkapkan bahwa fasilitas channeling ini akan dioptimalkan untuk memperluas jangkauan Kredivo, terutama yang berada di kota-kota tier 2 dan tier 3 serta memfasilitasi berbagai kebutuhan masyarakat. “Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membantu kami dalam mencapai visi besar Kredivo untuk melayani puluhan juta pengguna dalam beberapa tahun ke depan,” tutur Umang.

Adapun, pertumbuhan aset Hana Bank ditopang oleh penyaluran kredit sebesar Rp35,20 triliun pada kuartal I/2024. Angka ini naik sebesar 12,82% dibandingkan kuartal I/2023 sebesar Rp31,20 triliun. Kualitas penyaluran kredit Hana Bank yang positif juga ditunjukkan dari penurunan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) yaitu 0,75% per Maret 2024 atau di bawah rata-rata industri. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved