Capital Market & Investment

Xolare RCR Energy (SOLA) Siapkan Capex Rp15 Miliar, Incar Bisnis Energi Terbarukan

Diretur Utama SOLA, Mochamad Bhadaiwi dan DIrektur Opersional SOLA, Imam Buchari. (dok SOLA)

swa.co.id, Jakarta - PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) pada tahun ini menyiapkan capex atau belanja modal sebesar Rp15 miliar atau 20% dari dana IPO sebesar Rp70 miliar. Capex akan digunakan untuk membangun pabrik aspal membran di Tuban, Jawa Timur. Saat ini seluruh proses perizinan sudah rampung agar pembangunan pabrik dimulai pada Juni tahun ini.

Selain untuk membangun pabrik aspal, capex juga akan digunakan untuk merenovasi pabrik yang berada di Muara Enim, Sumatera Selatan dan Demak. “Capex ini berdasarkan rencana penggunaan, menggunakan dana dari IPO dan kas internal perseroan sendiri yaitu untuk membangun depo aspal di Palembang dan depo aspal di Tuban," ujar Mochamad Bhadaiwi pada paparan publik virtual,Kamis (30/5/2024).

Selanjutnya, perseroan juga akan ekspansi ke Kalimantan, tepatnya di Samboja, IKN dan sudah disiapkan tanah di sana. Kemudian, perseroan juga akan pengembangan bisnis ke bidang energi baru terbarukan (EBT) berupa Pembangkit Listrik tenaga Surya (PLTS).

Bisnis EBT memiliki proyeksi yang cukup baik karena arah industri menuju penggunaan EBT. “Dengan telah dibukanya regulasi untuk pengerjaan solar panel roof top maka kebutuhan industri terhadap energi terbarukan akan semakin besar. Kami terus mencari proyek baru karena beberapa proyek PLTS telah dilakukan baik untuk pemerintah maupun swasta. Perseroan akan mengembangakn usaha EBT berupa pembangunan PLTS dan melakukan investasi pada sektor ini yang selanjutnya PLTS tersebut energi tersebut dapat digunakan oleh industri dengan sistem sewa,” kata Mochamad menjabarkan

Perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp118 miliar dan laba Rp20 miliar di tahun ini. Pada tahun lalu, produk aspal berkontribusi besar terhadap pendapatan SOLA, diantaranya produk aspal Xolabit Aspal Karet, Xolabit Aspal Polymer dan Aspal Emosi. “Sesuai dengan rencana penggunaan dana, perseroan juga memiliki rencana membangun beberapa depo aspal di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa hingga Papua. Harga saham SOLA pada perdagangan Kamis ini menjadi Rp57, turun sebesar 3,39% dari perdagangan sebelumnya. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved