Capital Market & Investment

Graha Prima Mentari (GRPM) Tebar Dividen Rp2,3 Miliar

(kedua dari kiri) Agus Susanto, CEO PT Graha Prima Mentari Tbk dan direksi serta komisaris pada RUPST dan RUPSLB perseroan di Cirebon, Jawa Barat pada Kamis, 30 Mei 2024. (Foto : Graha Prima).

swa.co.id, Jakarta- PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) bakal membagi dividen sebesar Rp1,5 per saham. “Pembagian dividen diputuskan senilai Rp2,31 miliar,” ujar Agus Susanto, Direktur Utama GRPM melalui sambungan telepon pada Jumat, (31/5/2024).Pembagian dividen itu setara 52,15% dari laba bersih setelah pajak (net profit after tax/NPAT) GRPM pada 2023. Perseroan menetapkan pembagian dividen pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Cirebon, Jawa Barat pada Kamis, 30 Mei 2024.

Perseroan pemproyeksikan peningkatan penjualan dan laba dengan upaya rencana strategis, diantaranya akusisi PT Tri Usaha Jaya, penambahan prinsipal, perluasan area dan efisiensi biaya operasional. Penjualan GRPM pada 2023 mengalami penurunan sebesar 6,07% dibandingkan tahun 2022 dikarenakan adanya isu internasional yang berimbas keterbatasan minat pasar kepada produk-produk tertentu.

Kendati demikian, emiten di bidang pengantaran barang dan distribusi minuman Coca-Cola ini berhasil membukukan kenaikan positif pada laba kotor sebesar 22,67% dengan akumulasi Rp28,5 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp23,3 miliar. “Kinerja positif ini tidak lepas dari kebijakan manajemen untuk menyesuaikan harga jual pasar dan kontrol pengeluaran operasional yang lebih efisien,” sebut Agus yang menyabet penghargaan The Best CFO tahun 2015 dan 2018 dari Majalah SWA.

GRPM bertekad mengoptimalkan peluang dari penambahan area dan produk dari prinsipal baru dengan cara pengakuisisian TUJ. Dengan adanya penambahan ini perusahaan memproyeksikan penjulan Rp700 miliar dengan komposisi masing-masing 50% dikontribusikan GRPM dan TUJ. “Dengan strategi dan rencana yang solid, GRPM siap mengarungi tantangan dan memanfaatkan peluang di 2024, mendukung visi mereka untuk terus berkembang dan memberikan nilai tambah bagi seluruh stakeholder,” ujar Agus.

Perseroan mencatatkan saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2023. Kala itu, GRPM memperoleh dana segar senilai Rp37,08 miliar pada aksi korporasi ini. Perusahaan ini telah menggunakan seluruh dana IPO untuk modal kerja senilai Rp34 miliar. Dana IPO ini setelah dikurangi biaya-biaya penawaran yang senilai Rp2,33 miliar. Harga saham GRPM per 31 Mei 2024 (year to date) turun sebesar 12,24% atau menjadi Rp43. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved