Trends

Bootcamp Apresiasi Kreasi Indonesia Menularkan Ilmu dan Jejaring Bisnis ke UMKM

Foto : Kemenparekraf.

swa.co.id, Jakarta-Direktorat Kuliner Kriya Desain dan Fesyen, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf telah menyelenggarakan Program akselerator Bootcamp Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024 di 12 kota. Jumlah peserta mencapai 410 pelaku usaha kreatif.

Menparekraf Sandiaga Uno, mengatakan AKI adalah program tahunan Kemenparekraf yang bertujuan sebagai wadah bagi pelaku ekraf untuk masuk ke dalam ekosistem, membangun jejaring, dan database. "AKI siap menjadi wadah bagi pelaku ekraf untuk masuk ke dalam ekosistem, membangun jejaring dan database , ajang publikasi dan promosi, serta memperluas pasar," kata Sandiaga seperti dikutip pada Minggu, (2/6/2024).

Disamping materi dan ilmu bisnis dari para mentor, banyak manfaat yang dirasakan para peserta salama mengikuti Bootcamp. Winda Oktriana, peserta dari Pekanbaru dan pemilik dari Minda (ekstrak minyak bumbu dapur), memperoleh beragam pengetahuan dari mentor, Akbar Moujahid, terkait branding awareness agar lebih mengena di segmen ibu rumah tangga. Winda mendapatkan inspirasi dan motivasi dari mentor Agus Pramono (Mas Mono) untuk lebih aktif mengikuti pameran agar lebih dikenal oleh calon konsumen dan calon mitra di daerah lain.

Dari sesama peserta Bootcamp di Toba, Winda mendapat beberapa kontak peserta yang membantunya untuk memasarkan produknya di Kota Medan. “Sejak saya membangun Minda 4 tahun lalu, Alhamdulillah saat ini produk kami sudah tersedia di 50 titik swalayan di Padang dan 100-an swalayan di Pekanbaru. Dan di tahun ini saya memang ada rencana untuk masuk pasar Medan dan Batam. Kemarin sudah ada kontak dengan peserta yang bisa membatu memasarkan di sekitar Medan, semoga saja lancar,"ungkap Winda.

Hal yang sama juga dirasakan Nola Indriyani asal Deliserdang dan owner Nola Shoes, produsen sepatu custom handmade. Nola yang sudah sering mengikuti program pembinaan dari kementerian lain, namun baru pertama ini mengikuti event pembinaan dari Kemenparekraf. Dia berharap bisa berpatisipasi pada pameran AKI dan menambah relasi .

Dari sisi mentor, ia mengaku sangat terbantu oleh saran mentor fesyen, Tasyrif Adnan, yang menjabarkan tren desain sepatu dan menata booth pameran yang baik. Ke depannya, Nola juga berharap bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan Tasrif di masa mendatang.

Tahapan berikutnya adalah bagi para peserta Bootcamp terpilih akan ikut dalam pameran yang akan berlangsung di masing-masing kota dan kabupaten di akhir bulan Mei hingga Agustus 2024. Kemudian ditutup dengan tahapan akhir dari rangkaian kegiatan AKI 2024, dengan Malam Puncak yang akan diadakan di Jakarta pada September 2024.

Malam Puncak AKI 2024 merupakan rangkaian akhir program. Pada acara ini, ditampilkan 1 produk terbaik perwakilan dari 12 kota/kabupaten pelaksanaan, sehingga ada 12 produk terbaik yang berpartisipasi di pameran dengan skala Nasional. Adapun bukti keberhasilan program AKi yakni sesuai Laporan AKI 2023, dari survei ke 120 peserta, 45% diantaranya bekerjasama dengan KemenkopUKM, 28% dengan Kemendag, dan 27,5% dengan Kementerian BUMN. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved