Trends

Summarecon Lakukan Groundbreaking Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara di IKN

Prosesi groundbreaking Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara, penekanan tombol langsung dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo bersama Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi (kedua dari kiri), Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Herman Nagaria di di Sub Zona Sarana Pelayanan Umum (SPU) 1. di IKN, Selasa 3 Juni 2024 (Foto: Dok/SA).

swa.co.id, Jakarta - Pembangunan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara merupakan bukti keseriusan PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) dalam merealisasikan investasinya di Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurut Adrianto P. Adhi, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, kehadiran fasilitas pendidikan ini adalah wujud nyata kontribusi Summarecon terhadap pembangunan di IKN.

Adrianto berharap kepemimpinan baru di Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dapat mengintegrasikan semua ketentuan dan kebijakan menjadi satu atap, sehingga berbagai potensi kendala yang dihadapi oleh investor dapat diselesaikan dengan cepat dan efektif. Dengan adanya perbaikan kebijakan, diharapkan investor lain akan semakin yakin untuk berinvestasi di IKN.

Adrianto menambahkan bahwa Summarecon akan selalu berjalan beriringan dengan program pemerintah. Kehadiran Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara adalah bentuk dukungan Summarecon terhadap program pemerintah, khususnya dalam pembangunan IKN, sekaligus komitmen Summarecon untuk memajukan dunia pendidikan di tanah air.

Groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara dilakukan di Sub Zona Sarana Pelayanan Umum (SPU) 1. Prosesi penekanan tombol dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, bersama Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi, Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Herman Nagaria, serta Ketua Dewan Pembina Yayasan Syiar Bangsa, H. Edi Darnadi. Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan Manusia, Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Mochamad Basuki Hadimoeljono, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, dan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang, Raja Juli Antoni.

Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, menyambut baik peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara ini, karena fasilitas pendidikan sangat dibutuhkan oleh IKN, baik di tingkat SD, SMP, SMA, dan seterusnya.

“Dengan fasilitas ini saya yakin bahwa investasi di IKN akan semakin banyak dan saya senang bahwa bangunan sekolah dirancang dan di desain dengan sangat baik. Rumah panggung dengan elemen-elemen yang menyatu dengan lingkungan artinya bahwa sekolah ini sudah membentuk karakter anak sejak dini yang dekat dengan lingkungan dan agama,” katanya.

Menempati lahan seluas 2,9 hektar, Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara akan menghadirkan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. Sekolah ini akan menjadi bangunan modern berwawasan lingkungan yang dilengkapi dengan fasilitas olahraga, laboratorium, dan gedung serbaguna. Bangunan sekolah mengambil konsep rumah panggung dengan interior yang mengusung konsep keberlanjutan. Berbagai elemen alam seperti batu, air, dan pepohonan akan berfungsi sebagai pendinginan pasif bagi bangunan, sehingga kegiatan belajar mengajar akan semakin nyaman.

Pembangunan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara, yang menjadi sekolah ke-5 dalam jaringan ini, akan segera dimulai dan diharapkan kegiatan belajar mengajar akan dimulai pada tahun ajaran 2025/2026. Setelah itu, pembangunan tahap kedua akan segera dimulai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran 2026/2027.

Selama 49 tahun, Summarecon telah membangun dan mengembangkan kawasan Kota Terpadu yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, dengan fasilitas pendidikan sebagai salah satu pilar utamanya, termasuk Sekolah Islam Al Azhar Summarecon. Kehadiran Sekolah Islam Al Azhar Summarecon tidak terlepas dari kerjasama antara dua yayasan, yaitu Yayasan Pesantren Islam Al Azhar dan Yayasan Syiar Bangsa yang didirikan oleh Summarecon.

Hingga saat ini, kerjasama antara Yayasan Syiar Bangsa dan YPI Al Azhar telah memasuki tahun ke-12. Melalui kerjasama ini, sebanyak empat Sekolah Islam Al Azhar telah dikembangkan di Summarecon, dengan total 3000 murid tersebar di Summarecon Bekasi yang memulai aktivitas pendidikan pada tahun 2013, Summarecon Serpong pada tahun 2018, Summarecon Bandung pada tahun 2021, dan Summarecon Mutiara Makassar pada tahun 2022. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved