CSR Corner

Yayasan Bakti Barito, Lengan Filantropis Prajogo Pangestu Mengapresiasi 31 Sekolah di Garut

Penghargaan Sekolah Adiwiayata 2024. (Foto: Istimewa)

swa.co.id, Jakarta- Pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Departemen Lingkungan Hidup Garut dan Yayasan Bakti Barito memberikan penghargaan kepada penerima Adiwiyata tahun ini, sebagai pengakuan atas kontribusi luar biasa dari 31 sekolah yang bekerja di masyarakat untuk mendorong pengembangan menuju kelestarian lingkungan dan ketahanan iklim. “Dengan memberdayakan sekolah dan masyarakat, kami menciptakan masa depan yang lebih berketahanan dan berkelanjutan bagi semua orang. Para penerima penghargaan ini menunjukkan komitmen dan inovasi yang dibutuhkan untuk mengatasi tantangan lingkungan hidup,” kata Fifi Pangestu , Direktur Eksekutif Yayasan Bakti Barito pada siaran pers yang dikutip pada Kamis, (6/6/2026).

Pada kesempatan ini, Yayasan Bakti Barito menerima Penghargaan Mitra 2024 dari Pemerintah Kabupaten Garut, yang menunjukkan dedikasi Yayasan terhadap pendidikan lingkungan hidup dan keberlanjutan. Upacara penghargaan berlangsung pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2024 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Garut. Peserta yang turut berpartisipasi diantaranya, Bupati Grut, Barnas Adjidin, pejabat pemerintah daerah, tokoh pendidikan, dan perwakilan organisasi lingkungan hidup.

Fifi mengatakan program unggulan Yayasan Bakti Barito adalah green guardians yang merupakan inisiatif bantuan sekolah holistik dan menggunakan pendidikan iklim sebagai alat yang ampuh untuk memberdayakan generasi muda untuk memimpin perubahan progresif di masyarakat dan lingkungan lokal.

Yayasan Bakti Barito berdiri pada 2011. Lembaga nirlaba ini adalah lengan filantropis Barito Pacific, perusahaan energi terpadu dengan anak perusahaan diversifikasi seperti Chandra Asri, Star Energy Geothermal, Griya Idola, dan lain-lain. Sang pendiri Barito Pacific, Prajogo Pangestu dan istrinya, Harlina Tjandinegara, mendirikan yayasan ini untuk mengatasi tantangan lingkungan dan pendidikan Indonesia melalui inisiatif kolaboratif dengan mitra dan masyarakat

Adapun, penghargaan Adiwiyata Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Garut ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan aktivis lingkungan hidup. “Pemenang Penghargaan Adiwiyata tahun ini menunjukkan kepada kita bagaimana aksi lokal dapat mendorong perubahan global. Setiap orang mempunyai kekuatan untuk membuat perbedaan di komunitasnya, dan para pendamping ini membantu ratusan anak menjalani kehidupan yang berketahanan iklim,” kata Jujun Juansyah Nurhakim, Kepala Departemen Lingkungan Hidup Garut.

Tahun ini, 31 sekolah mendapat kehormatan dengan Penghargaan Adiwiyata . Selain penghargaan utama, beberapa sekolah akan menerima pengakuan khusus dalam bentuk sertifikat untuk upaya mereka yang luar biasa dalam kategori-kategori spesifik;

  • Best Effort Award SD 2024 (Juara 1, 2, dan 3)
  • Best Effort Award SMP 2024
  • Best Cadre Award 2024
  • Best Administrative Award 2024
  • Best Garden Landscaping 2024

© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved