Trends

Nilai Ekonomi Kreatif Berpeluang Tumbuh

Nilai Ekonomi Kreatif Berpeluang Tumbuh
(kanan) Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto : Istimewa).

swa.co.id, Jakarta- Direktorat Kuliner Kriya Desain dan Fesyen, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memulai pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024 yang digelar di 12 kota.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan ekonomi kreatif, meningkatkan jejaring, kolaborasi antar pelaku industri kreatif, menginspirasi generasi muda, dan mempromosikan produk kreatif lokal agar dapat bersaing di pasar global.

Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan kontribusi sektor ekonomi kreatif khususnya dari sisi ekspor dapat mencapai US$25 miliar hingga US$28 miliar di tahun ini demi mendorong terciptanya peluang usaha dan penciptaan lapangan kerja kepada masyarakat. "Nilai tambah ekonomi kreatif (tahun) 2023 telah menembus Rp1.415 triliun, di atas target Rp1.300 triliun. Tapi kita punya PR (pekerjaan rumah) di nilai ekspor ekonomi kreatif dimana ini peluangnya lebih besar sebetulnya," ujar Sandiaga pada keterangan tertulis yang dikutip pada Kamis (6/6/2024).

Sandiaga berharap pelaku industri kreatif diharapkan meraih berbagai manfaat seperti meningkatkan nilai transaksi dan eksposur produk mereka hingga memperluas jaringan. “Harapannya dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional. Dengan mempromosikan produk mereka di pameran ini, diharapkan pelaku industri kreatif dapat menarik minat pembeli dari luar negeri,” tutur Sandiaga.

Pameran AKI ini berlokasi di Bekasi pada 31 Mei – 2 Juni, Singkawang (31 Mei – 2 Juni), Serang (7-9 Juni), Ternate (7-9 Juni), Denpasar (14-16 Juni), Blitar (21-23 Juni), Palu (28 Juni 1- Juli), Toba (5-7 Juli), Magelang (12-14 Juli), Tanjung Pinang (2-4 Agustus), Labuan Bajo (9-11 Agustus) dan ditutup di Merauke (9-11 Agustus) Pameran ini diikuti oleh 410 jenama UMKM peserta fase Bootcamp di 12 kota yang ditargetkan ada 3.000-5.000 di setiap kota tersebut. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved