Business Update

Strategi Mengoptimalkan Program Onboarding Karyawan

Oleh Editor

Di era digital ini, proses perekrutan karyawan kian kompetitif dan membutuhkan biaya yang tak sedikit. Tak heran, perusahaan-perusahaan di Indonesia menjadi sangat selektif dalam memilih kandidat terbaik. Berbagai tools AI, tes keterampilan, dan wawancara mendalam dikerahkan untuk menemukan individu yang tepat. Namun, di balik kerumitan ini, ada satu momen krusial yang sering terlupakan, yaitu onboarding atau masa orientasi karyawan.

Konsekuensinya? 10% karyawan baru mengundurkan diri karena pengalaman onboarding yang mengecewakan (CareerBuilder, 2018). Bahkan, sepertiga dari mereka memilih keluar dalam waktu enam bulan pertama karena merasa asing dengan perusahaan. Data ini menjadi bukti nyata pentingnya membangun proses onboarding yang efektif.

Onboarding bukan hanya sekedar checklist yang harus diselesaikan. Hal ini adalah alat strategis perusahaan untuk memperkenalkan budaya, nilai-nilai, dan cara kerja organisasi kepada para karyawan baru untuk memastikan mereka memiliki pengetahuan dan dukungan yang memadai untuk memulai tahapan baru dalam perjalanan karier mereka.

Membangun Program Onboarding yang Berhasil

Program onboarding merupakan tahap lanjutan dari proses rekrutmen yang umumnya berlangsung selama 1 minggu hingga 6 bulan, tergantung pada kebutuhan dan budaya perusahaan. Berikut adalah beberapa komponen kunci dalam program onboarding.

Lakukan Onboarding Planning: Petakan alur orientasi karyawan yang terstruktur, mulai dari pre-boarding hingga training, dengan informasi aktivitas, target, dan penanggung jawab yang jelas.

Libatkan Tim Lintas Fungsi: Kolaborasi antara tim HR, IT, dan departemen relevan lainnya dapat menciptakan pengalaman onboarding yang komprehensif. Gunakan sistem untuk memudahkan koordinasi dan memonitor progres tiap departemen.

Tahap Pre-Boarding: Sambut karyawan baru melalui email berisi informasi perusahaan, dokumen penting, dan informasi login sistem perusahaan.

Bangun Kesan Pertama yang Positif: Pastikan meja, laptop, informasi login, dan dokumen yang diperlukan sudah siap dan tersedia sebelum karyawan baru datang.

Survei Onboarding: Ukur kesuksesan onboarding melalui survei dan diskusi untuk terus memperbaiki dan mengembangkan program orientasi karyawan baru.

Memanfaatkan Fitur Onboarding pada SunFish Workplaze HRIS

Membangun hubungan manusia yang kuat adalah esensi dari proses onboarding. Namun, teknologi juga dapat menjadi alat penting untuk membantu Anda mengelolanya dengan lebih efektif. SunFish Workplaze, software HR dari DataOn Humanica, menawarkan solusi onboarding komprehensif yang menggabungkan sentuhan personal dan kekuatan teknologi. Mulai dari pendistribusian offer letter hingga manajemen performa karyawan, SunFish Workplaze hadir dengan berbagai fitur yang dapat memastikan terciptanya proses onboarding yang efektif dan efisien.

Lebih dari sekadar onboarding, SunFish Workplaze menghadirkan solusi HR komprehensif untuk mengelola seluruh siklus karyawan, mulai dari HR Core, Payroll, Recruitment, hingga Performance & Training Management. Dilengkapi dengan fitur Employee Self-Service (ESS) yang inovatif, SunFish Workplaze memungkinkan karyawan untuk mengelola data pribadi, mengajukan cuti, hingga klaim dan lembur secara mandiri. Apapun kebutuhan HR perusahaan Anda, SunFish Workplaze siap menjadi solusi yang tepat. Kunjungi www.dataon.com untuk informasi lebih lanjut mengenai DataOn Humanica dan SunFish Workplaze.•


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved