Technology

Trafik Data Indosat Naik 74% di World Water Forum, Berimbas Tingkatkan Omset UMKM

Foto : Indosat.

swa.co.id, Mangupura- PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison mencatat peningkatan trafik data sebesar 74% pada pelaksanaan World Water Forum (WWF) ke-10 pada 18 – 25 Mei 2024 di Nusa Dua, Bali. Peningkatan trafik data ini apabila dibandingkan rata-rata trafik data di hari normal. Meningkatnya trafik telekomunikasi ini juga berdampak pada penguatan ekonomi masyarakat lokal. Ini tecermin dari peningkatan total pendapatan outlet penjualan Indosat di wilayah Bali yang tumbuh hingga 21% di sepanjang gelaran WWF tahun ini.

Indosat menyediakan jaringan telekomunikasi termasuk untuk komunikasi internasional dan roaming 33 negara undangan. Tercatat layanan roaming Indosat didominasi oleh pengguna dari negara Australia, Malaysia, Mesir, Republik Rakyat Tiongkok (China), dan Singapura. Tingkat ketersediaan (availability) jaringan Indosat berhasil dijaga di kisaran 99,99% dengan tingkat keberhasilan (success rate) layanan sebesar 99,64%.

Elny Widjaja, SVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan, dukungan kesiapan infrastruktur jaringan serta ketersediaan produk dan layanan yang diberikan perseroan selama WWF 2024 berlangsung menjadi bukti komitmen Indosat untuk terus dapat melayani pelanggan di manapun dan kapanpun. "Kami bersyukur upaya ini dapat berdampak positif bagi peningkatan frekuensi transaksi produk Indosat bagi pemilik outlet di Bali. Kami berharap hal tersebut dapat turut berkontribusi positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat di Pulau Dewata,” ucap Elny pada keterangannya yang dikutip di Mangapura, Bali, pada Jumat (7/6/2024).

Sepanjang pelaksanaan WWF 2024, Indosat memastikan ketersediaan kapasitas dan menjaga kualitas jaringannya di semua jalur dan titik lokasi kegiatan yang diperkuat sebanyak 232 BTS 4G dan 5G. Lokasi Opening Ceremony dan High-Level Meeting di Bali International Convention Center (BICC) serta lokasi Fair & Expo di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) dan Pantai Kuta turut menjadi fokus utama kesiapan infrastruktur jaringan yang dilakukan Indosat.

Optimalisasi kualitas jaringan juga dilakukan di sejumlah BTS yang melayani Point of Interest (POI) WWF 2024, antara lain di area Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, kawasan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua, Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali, GWK Cultural Park, Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai, Taman Bhagwan, Water Museum Subak di Tabanan, Jatiluwih UNESCO World Heritage Site, Danau Batur Kintamani, dan Cultural Village Ubud. Sementara, untuk menopang kebutuhan Denpasar sebagai kota terbesar dan teramai, Indosat mengoperasikan sekitar 300 BTS. Secara keseluruhan, jaringan Indosat yang melayani area Bali diperkuat hampir 700 BTS.

Kualitas layanan Indosat didukung pemanfaatan infrastruktur jaringan berteknologi tinggi berbasis artificial intelligence/machine learning, efisien dari sisi penggunaan energi, serta sumber daya manusia yang andal. Tidak hanya itu, Indosat juga menyiagakan personel teknis yang bekerja selama 24 jam baik di lapangan maupun di Command Center yang berlokasi di Kantor Indosat Tuban, Bali, didukung oleh tim ahli yang memonitor secara intens dari Indosat Network Operation Center (INOC) di Kantor Pusat Indosat, Jakarta.

Sesuai fokus untuk menghadirkan pengalaman mengesankan atau Marvelous Experience, Indosat bertekad untuk terus meningkatkan pengalaman digital pelanggan, khususnya selama penyelenggaraan WWF 2024. "Kami berkomitmen untuk turut menyukseskan pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah WWF 2024, dan menjadi salah satu pilar penting dalam upaya pembangunan ekonomi global yang berkelanjutan,” tutur Elny. Harga saham ISAT pada hari ini pada sesi 1 naik,1,72%. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved