Property

Green Pramuka City Incar Penjualan Rp140 Miliar di 2024, Sodorkan Desain Interior Jepang-Skandivania

Konsep Japandi Style diharapkan dapat mendongkrak penjualan unit Apartemen Green Pramuka City sebanyak 200 unit di 2024 (Foto: Eva Martha Rahayu/SWA)

swa.co.id, Jakarta- Green Pramuka City (GPC) memperkenalkan desain interior Japandi Style untuk memantik minat konsumen membeli apartemen di GPC. Konsep interior ini menggabungkan gaya Jepang dan Skandinavia yang populer dan digemari masyarakat. Ciri khas gaya dekorasi ini menekankan pada penataan yang fungsional serta penggunaan furniture dan ornamen bernuansa natural. Apartemen GPC yang berkonsep Japandi Style ini diperkenalkan GPC ke masyarakat pada Juni 2024. Desain interior ini menambah konsep desain interior yang sebelumnya bergaya Effective Function Mecanism yang dirancang compact.

Konsep Japandi Style ini diharapkan memantik minat konsumen sehingga mendongkrak penjualan apartemen di GPC sebanyak 200 unit hingga akhir tahun 2024. “Selama tahun 2023, penjualan apartemen di Green Pramuka City mencapai 170 unit. Untuk tahun ini, kami optimistis dapat menjual 200 unit dengan kisaran harga Rp700-an juta per unit,” jelas Sonny Handoko, Marketing Manager Green Pramuka City kepada swa.co.id di Jakarta, Jumat (7/6/2024). Berdasarkan target itu, maka penjualan GPC pada tahun ini diproyeksikan senilai Rp140 miliar.

Kendati mengusung desain baru bergaya Japandi, pengembang GPC tetap memberikan harga yang sama dengan desain unit hunian sebelumnya. Harga satu unit Japandi Style ini dibanderol mulai dari Rp700 jutaan dengan luasan unit 33 meter persegi. Sedangkan cicilan pembayaran mulai dari Rp5 juta.

Selain desain interior yang baru, apartemen ini juga dilengkapi berbagai fasilitas. Misalnya, pusat perbelanjaan, kolam renang, jogging track dan lainnya. "Kami menawarkan promo berupa free fully furnished, bayar Rp10 juta langsung akad, free biaya AJB & BPHTB, hingga diskon Cash Gubrak," kata Sonny.

Head of Communications Green Pramuka City, Lusida Sinaga, menerangkan konsep Japandi Style pada unit baru ini membuktikan kelincahan GPC untuk mengikuti perkembangan zaman dan tren. Japandi Style adalah gaya desain yang relatif baru menjadi tren desain properti, yakni sekitar tahun 2017. Nilai estetika tinggi yang ada di desain ini menawarkan fleksibilitas tinggi karena bisa dikutomisasi oleh si pemilik untuk menambahkan sentuhan aksen, karya seni dan lainnya yang mencerminkan personal taste. Alhasil, desain ala Jepang ini memantik minat konsumen.

Lusida menerangkan keunggulan Japandi Style adalah sarat nilai estetika, elegan serta bernunasa mewah. Pada gaya Japandi modern ini, dominasi warna yang digunakan pada dinding ataupun perabotan adalah abu-abu, coklat dan putih. Selain itu, gaya Japandi modern pun ditandai dengan adanya motif marmer dan aksen warna coklat yang diletakkan secara strategis, tapi tampilannya tidak berlebihan.

Kemudian, ada pula aksen kayu berwarna medium hingga gelap yang menjadi satu kesatuan. “Jadi dengan desain Japandi ini menciptakan ruang yang menenangkan dimana perpaduan warna netral dan material alami memberikan kesan damai dan segar dalam ruangan. Kehadiran Japandi Style kami harapkan dapat menjangkau selera pasar di semua kalangan sampai generasi muda yang lebih dinamis. Kami juga bekerja sama dengan Dekoruma,” Lusida menerangkan.

Selain mengandalkan Japandi Style, apertemen ini juga menawarkan berbagai fasilitas seperti pusat perbelanjaan, kolam renang, jogging track serta aksesibilitas lokasi strategis. Lokasinya dekat dengan Halte Transjakarta Pramuka BPKB, Halte Transjakarta Kayu Putih Rawasari, Stasiun Kramat, serta Stasiun LRT yang dalam proses pembangunan.

Apartemen Green Pramuka City dibangun di atas lahan seluas 12,9 hektare yang mengusung konsep One Stop Living dan Green Living dengan 70% ruang terbuka serta pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Hunian vertikal ini berada di pertemuan antara 3 wilayah di Jakarta yaitu wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur. Kawasan ini mudah dijangkau lewat akses gerbang di Tol Cempaka-Mas, Tol Rawamangun, serta Tol Sunter. Saat in,i GPC masih memiliki stok 1.000 unit di 9 tower yang ditargetkan akan terserap pasar pada 2027. ()


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved