Technology

FEB UI: GoTo Berkontribusi hingga Rp392 Triliun terhadap PDB Tahun 2023

swa.co.id, Jakarta - Laporan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mengestimasikan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) atau Grup GoTo berkontribusi sebesar Rp259,6 triliun hingga Rp392 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia di tahun 2023. Proyeksi tersebut bersumber dari penghitungan terhadap nilai tambah yang dihasilkan dari aktivitas perusahaan dan mitra bisnis pada ekosistem GoTo, yakni mitra pengemudi dan pedagang (merchant) UMKM. Adapun nilai kontribusi ini tidak merefleksikan total nilai transaksi bruto (gross transaction value/GTV) GoTo.

Kepala LPEM FEB UI, Chaikal Nuryakin, mengatakan GoTo berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia meskipun pertumbuhan PDB Indonesia melambat akibat perlambatan ekonomi global. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia pada 2023 itu tumbuh sebesar 5,05%, lebih rendah dibandingkan dengan pencapaian tahun 2022 sebesar 5,31%. Hal ini sejalan dengan perkiraan akibat perlambatan ekonomi global dan aktivitas domestik yang terdampak inflasi.

Tahun ini, pemerintah optimistis perekonomi Indonesia meningkat sebesar 5,2%. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tahun ini naik sebesar 5,11% secara tahunan (year on year/YoY). Beberapa lembaga global mempproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia, yakni Lembaga Moenter Internasional (IMF) yang mengestimasikan tumbuh 5%, World Bank 4,9%, dan OECD 5,1%. “Tahun 2024 bakal diwarnai tantangan global yang signifikan. Sementara pertumbuhan ekonomi Indonesia akan didukung kuatnya konsumsi domestik dan belanja pemerintah. Kami meyakini GoTo, dengan dukungan ekosistem yang luas, terus mampu memberikan kontribusi bagi ekonomi nasional,” kata Chaikal, dalam keterangan resmi di Jakarta dikutip Jumat (7/6/2024).

Hasil kajian LPEM UI juga menunjukkan, selama tahun 2015-2023, kehadiran GoTo berkontribusi pada penurunan tingkat pengangguran Indonesia secara rata-rata di tingkat kabupaten/kota sebesar 8,25% per tahun. Tahun 2023, tingkat pengangguran terbuka Indonesia turun 6,8% dari tahun 2022 atau sekitar 570.856 orang.

Kontribusi GoTo untuk 5 sektor penggerak PDB Indonesia 2023. (dok LPEM UI)

Berdasarkan perhitungan di atas, maka kontribusi GoTo terhadap penurunan pengangguran terbuka setara dengan 47.083 orang di tahun 2023. Kontribusi GoTo terhadap pengurangan pengangguran ini secara rata-rata lebih besar di daerah-daerah di luar Jawa, mencapai 21% dari total pengurangan pengangguran di daerah tersebut.

Direktur Utama GOTO, Patrick Walujo, meyakini teknologi mendorong masyarakat untuk meraih masa depan yang lebih baik, terutama bila teknologi yang dikembangkan dapat bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat. Pihaknya juga terus memberikan peluang dan pemberdayaan bagi jutaan mitra pengemudi dan UMKM lokal agar mereka bisa terus tumbuh.

Patrick mengapresiasi dampak positif yang diberikan GOTO terhadap perekonomian nasional sebagai salah satu ekonomi terbesar di dunia ini. "Ini sekaligus memotivasi kami untuk memastikan bisnis kami dapat terus bertumbuh agar dapat membawa manfaat yang semakin luas bagi semakin banyak masyarakat Indonesia,” ujar Patrick. Harga saham GOTO pada penutupan perdagangan Jumat pekan ini naik 1,25%, menjadi Rp246 dari perdagangan sebelumnya. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved