Property

Astra Land dan Sinar Mas Land Menyiapkan Investasi Rp2,6 Triliun Membangun Altea BLVD

Wibowo Muljono Presiden Direktur dari PT RKS (tengah) saat prosesi groundbreaking dan peluncuran brand proyek residensial Altea BLVD di kawasan Cibubur, Jakarta Timur pada Jumat, 7 Juni 2024. (Foto: Darandono/SWA).

swa.co.id, Jakarta- Astra Land Indonesia dan Sinar Mas Land mengembangkan proyek residensial terbaru, yaitu Altea BLVD di jalan Trans Yogi, Cibubur, Jakarta Timur. Astra Land dan Sinar Mas Land mendirikan perusahaan patungan, PT Ruby Karya Sejahtera (RKS). Nah, RKS ini perusahaan yang mengembangkan Altea BLVD. Komposisi sahamnya, menurut Wibowo Muljono, Presiden Direktur dari RKS adalah Astra Land Indonesia menguasai sekitar 75% dan sisanya sekitar 25% dimiliki Sinar Mas Land.

Rencananya proyek residensial Altea BLVD itu dibangun pada lahan seluas 75 hektare yang terdiri dari 19 klaster. Proyek residensial ini dibangun secara bertahap dan ditargetkan selesai dalam 10-15 tahun mendatang. Proyek properti yang membidik segmen menengah atas ini akan dilengkapi dengan bangunan komersial seperti pertokoan, cafe, restoran, ataupun toko ritel yang menghadap ke danau, serta fasilitas olahraga seperti riverside jogging track sepanjang kawasan untuk mendukung gaya hidup sehat penghuni. “Untuk membangun proyek ini diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp2,6 triliun,” kata Wibowo menjawab pertanyaan swa.co.id saat groundbreaking dan peluncuran brand proyek residensial Altea BLVD di Cibubur pada Jumat (7/6/2024).

Groundbreaking dan peluncuran brand proyek residensial Altea BLVD menandai tonggak penting dalam perjalanan menuju pengembangan residensial yang berkualitas, berkelas dan berkelanjutan di Kawasan Cibubur. Prosesi groundbreaking Altea BLVD ditandai dengan pengerukan tanah secara simbolis dilakukan oleh jajaran direksi RKS yang merupakan langkah awal pembangunan residensial yang mewujudkan visi bersama untuk menciptakan hunian yang berpusat pada kehidupan komunitas.

Wibowo menyampaikan Altea BLVD akan menjadi proyek residensial inovatif dan bergengsi di kawasan Cibubur dan Bekasi, Jawa Barat. Sejalan dengan komitmen dari Astra Land Indonesia, pihaknya berupaya untuk menghadirkan pengalaman hidup yang berkualitas. Altea BLVD menyajikan fitur alam yang kuat, seperti tepi sungai yang menjadi pusat perhatian, menyatukan, dan memperkaya seluruh komunitas.

Selain itu, pengembangan dua area komersial utama dengan konsep lingkungan yang asri ini memberikan rekreasi dalam suasana alami dekat lingkungan rumah. Area South Lake dan Central Lake Commercial mencakup kawasan mixed-use, galeri pemasaran, clubhouse dan zona komersial yang membentang di sepanjang danau yang terhubung dengan sungai.

Prasetijo Tanumihardja, Wakil Presiden Direktur RKS, mengatakan Altea BLVD dirancang menjadi township (kota mandiri) yang terdiri dari area residensial dan area komersial dengan dua zona utama, yaitu area South Lake Commercial dan Central Lake Commercial.

Pembangunan Altea BLVD rencana dilakukan bertahap. Luas per klaster sekitar 2-3 hektare dan akan merangkum sekitar 120-150 unit. Sayangnya pihak RKS belum berani membeberkan harga jual per unit di masing-masing tipenya. Sebab, penetapan harga jual itu mempertimbangkan jumlah rumah, tipe rumah dan cara pembayaran. “Mohon maaf kami belum bisa menyebut harga unitnya, karena masih dihitung dan masih ada beberapa kompenen yang belum final perhitunganya,” kata Wibowo.

Rencananya untuk klaster I akan dipasarkan pada kuartal keempat di tahun ini. RKS masih mempersiapkan infrastruktur pendukung, pembangunan rumah contoh, kantor pemasaran dan lain-lain. “Untuk pembangunan dan serah terima kami targetkan 20-24 bulan dari pembangunan,” kata Prasetijo.

Prasetijo mengemukakan kerja sama dengan Astra Land Indonesia sebagai langkah strategis dalam mengembangkan kawasan residensial yang menawarkan ekosistem eksklusif dan bergengsi dengan berbagai fasilitas premium. Keberadaan sungai dan ruang terbuka hijau menjadikan Altea BLVD sebagai sebuah kawasan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. “Total area hijaunya lebih dari 20%,” pungkasnya. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved