Property

Sinar Mas Land Bidik Penjualan Nava Park Rp1 Triliun

(kanan) Herry Hendarta, Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinar Mas Land (Foto: Eva Martha Rahayu/Swa)

swa.co.id, Jakarta- Siapa bilang rumah mewah sulit menjualnya? Meski harga per unit puluhan miliar, segmen pasar ini punya pasar tersendiri. Hal itu dikemukakan oleh Herry Hendarta, Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinar Mas Land selaku pengembang cluster Nava Park di kawasan BSD City, Tangerang Selatan.

Menurut Herry, dengan desain kekinian, fasilitas lengkap dan strategi marketing yang customized, membuat hunian premium lebih mudah dipasarkan. Dia mencontohkan untuk penjualan unit-unit Nava Park yang dibanderol Rp32 miliar sudah ludes diserap pasar pada tahap 1 dan 2. “Kami pasarkan total 105 unit, sudah sold out 95%. Dari 105 unit itu dibangun bertahap, yakni tahap 1 dan 2 sebanyak 68 unit, sedangkan tahap 3 sejumlah 38 unit,” jelasnya seraya menyebut selebritis Raffi Ahmad telah membeli dua unit rumah di Cluster Nava Park.

Herry mengungkapkan Sinar Mas Land hingga akhir tahun 2024 menargetkan penjualan bernilai jumbo untuk Nava Park. ""Target penjualan di tahun ini senilai Rp1 triliun untuk tahap 3 sebanyak 38 unit. Kami optimistis target itu tercapai karena segmen pasar yang dibidik bukan blue ocean," ucap Herry kepada swa.co.id.

Setelah itu, Nava Park di 2025 telah menyiapkan penjualan unit-unit baru yang dibanderol di atas Rp50 miliar per unit untuk segmen high end. Adapun total lahan Nava Park yang sudah dan akan dibangun tahap 1,2 dan 3 mencapai 77 hektare. Adapun total land bank BSD City sekitar 6.000 hektare.

NavaPark dikembangkan oleh PT Bumi Parama Wisesa yang merupakan joint venture company kedua perusahaan yang memiliki reputasi internasional yakni Sinar Mas Land dan Hongkong Land. Navapark merupakan kawasan mixed-use residential development premium di BSD City dengan sertifikasi Greenship Neighborhood Platinum dari Green Building Council Indonesia (GBCI) karena memiliki konsep hunian hijau dan berkelanjutan.

Karakter pembeli Nava Park, lanjut Herry adalah end user, bukan investor. “Jadi, konsumen itu beli untuk dijadikan tempat tinggal keluarga sendiri atau hunian masa pensiun,” dia menambahkan. Herry mengatakan, hunian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan kini banyak dilirik oleh konsumen. Para pengembang pun adaptif dengan menyiapkan produk properti yang menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan tersedianya ruang terbuka hijau, manajemen sumber daya air dan pengolahan limbah yang baik.

Guna memenuhi meningkatnya permintaan kawasan hunian yang eco-friendly, NavaPark bekerja sama dengan lima bank nasional di Indonesia di antaranya BCA, Mandiri, OCBC, Permata dan CIMB Niaga memberikan green financing berupa insentif kepada konsumen yang membeli produk dan unit di Navapark. Dalam program ini nasabah bisa memperoleh keringanan berupa down payment hingga 0%, Biaya KPR sampai Rp0, hingga suku bunga yang sangat ringan. “Kami mendapatkan Greenship Certificate dari GBCI, sertifikasi ini membuka peluang dan kolaborasi baru dari sejumlah bank partners melalui penawaran green financing untuk township residensial Navapark. Selain itu, pencapaian ini menjadi bukti atas upaya dan kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam merancang dan membangun proyek yang memenuhi standar tertinggi keberlanjutan,” jelasnya.

Hrery percaya bahwa pembangunan hunian hijau berkelanjutan bukan hanya sebuah tren, tetapi sebuah kebutuhan untuk masa depan yang lebih baik. Greenship Certificate tersebut juga mencerminkan komitmen Sinar Mas Land dan Hongkong Land untuk mendukung inisiatif pemerintah menerapkan prinsip ESG dalam mempromosikan hunian hijau dan keberlanjutan di Indonesia.

Untuk mengantongi Greenship Neighborhood Platinum Certification dari Green Building Council Indonesia (GBCI) NavaPark telah melalui serangkaian penilaian dan persyaratan yang didasarkan pada beberapa aspek, seperti Land Ecological Enhancement, Movement and Connectivity, Water Management and Conservation, Solid Waste and Material, Community Wellbeing Strategy, Building and Energy, hingga Innovation and Future Development.

Sebagai hunian yang mengusung konsep sustainable development, NavaPark dilengkapi dengan fasilitas Botanic Park, hamparan padang hijau seluas kurang lebih 10 hektare yang terdapat sekitar 1.200 pohon dengan berbagai jenis. Botanic Park dirancang oleh arsitek lanskap ternama yakni Ramboll Studio dari Singapura dengan mengusung konsep wetland atau lahan basah buatan.

Green area tersebut menjadi paru-paru bagi kawasan hunian karena menghasilkan udara yang sejuk, dapat digunakan sebagai pusat olahraga dan kesehatan, serta tempat hiburan keluarga setiap hari sehingga semakin meningkatkan kualitas kehidupan para penghuninya. Berlokasi di BSD City bagian barat, NavaPark dilengkapi dengan fasilitas bisnis dan lifestyle center, seperti Aeon Mall, The Breeze, QBig, dan GrandLucky Superstore.

Selain itu, ada pula pengembangan Rans Nusantara Hebat (Pusat Kuliner UMKM terbesar di BSD City) dan Eastvara Mall (Lifestyle Commercial Center) yang diproyeksikan segera beroperasi di tahun 2024 ini. NavaPark juga dekat dengan kawasan perkantoran di antaranya BSD Green Office Park, Foresta Business Loft 1-5, Astra Biz Center, dan Wisma BCA. Tahun 2025 mendatang, Cimory Dairyland dan Taman Rekreasi HeHa juga akan segera hadir.

Dari sisi akses, BSD City memiliki jalur langsung menuju gerbang Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A, Tol Jakarta-Merak (Tol Kebon Jeruk), dan Tol Jakarta-Serpong yang terintegrasi dengan Tol Kunciran-Serpong, JORR 2, Tol Bandara Soekarno-Hatta, dan Tol Jagorawi. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved