Management

Erajaya Group Gencar Berekspansi Menyokong 4 Vertikal Bisnis

CEO Erajaya Digital, Joy Wahjudi. (Foto : Erajaya)

swa.co.id, Jakarta- Pria dan perempuan berbaju merah itu menyebarkan brosur produk-produk handhone ke para pengendara sepeda motor dan pejalan kaki yang melintas gerai Erafone di Jalan Proklamasi, Depok, Jawa Barat. Mereka adalah pramuniaga Erafone yang menyodorkan beragam handphone dari berbagai merek ke calon konsumen. Gerai Erafone di Depok ini merupakan satu dari ribuan gerai yang dikelola PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).

Erajaya Group ini gencar mengibarkan panji bisnisnya lantaran rajin berekspansi di tahun ini. Perseroan mempraktikkan strategi ekspansi footprint ritel yang terdiri dari empat vertikal bisnis. Pertama, Erajaya Digital yang berfokus pada handset. Kedua, Erajaya Active Lifestyle yang menggarap internet of things (IoT), aksesoris, dan produk terkait gaya hidup.

Ketiga, lini bisnis Erajaya Food & Nourishment yang berfokus pada bisnis makanan dan minuman serta toko grosir. Keempat, Erajaya Beauty & Wellness yang berfokus pada produk beauty dan wellness. Keempat vertikal bisnis perseroan membuka gerai terbaru di kota lapis pertama (tier 1), tier 2 dan tier 3.

Erajaya Digital menjadi salah satu peritel terbesar di segmen smartphone. Erajaya Digital mengoperasikan sejumlah merek ritel seperti multibrand store yakni Erafone dan Erablue, iBox selaku Apple Premium Partner serta sejumlah monobrand store seperti Samsung Store by NASA, Xiaomi Store dan lainnya.

Jumlah gerai yang dikelola Erajaya Digital per Desember 2023 sebanyak 1.581 unit. Mayoritas gerai didominasi oleh gerai Erafone sebanyak 1.040 unit, iBox 134 unit, Samsung Store by NASA 133 unit, dan Xiaomi Store 83 unit. Selain ini, Erajaya Digital juga mengoperasikan unit bisnis distribusi perangkat telekomunikasi PT Teletama Artha Mandiri (TAM) dan PT Prakarsa Prima Sentosa selaku penyedia akses electronic gateway untuk voucher elektronik.

CEO Erajaya Digital, Joy Wahjudi, menyampaikan pengalaman Erajaya Group selama 28 tahun sebagai peritel itu berhasil membangun tim yang kompeten dan profesional serta jajaran manajemen yang memahami tren bisnis. Perusahaan menganut core value innovation, leadership, excellent customer service, agility dan digital yang disosialisasikan dan diterapkan dari tingkat manajemen hingga karyawan. Nilai-nilai ini yang menjadi landasan dari program-program yang dijalankan oleh Erajaya Group.

Joy mengatakan manajemen Erajaya Group pada tahun ini terus memperluas jaringan ritel yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, melayani pelanggan dengan menawarkan line-up produk smartphone dari merek-merek yang ternama di Indonesia. Perusahaan ini bekerja sama dengan partner bank dan layanan financing untuk menghadirkan aneka ragam promosi, menawarkan program yang memudahkan pelanggan untuk mendapatkan smartphone terbaru. “Kami juga menyediakan channel penjualan online dan e-commerce di Eraspace, melayani pelanggan yang ingin berbelanja secara praktis. Termasuk pula menawarkan layanan omnichannel yang menggabungkan pengalaman berbelanja offline dan online secara seamless,” kata Joy kepada swa.co.id seperti ditulis pada Senin (10/6/2024).

Joy menyebutkan strategi omnichannel ini memudahkan transaksi konsumen. Ada sejumlah layanan omnichannel yang bisa dimanfaatkan pelanggan, seperti Click N’ Pickup dengan konsumen melakukan transaksi secara online dan mengambil produknya di gerai. Ada pula Mobile Selling berupa kemudahan untuk membeli produk melalui layanan perpesanan WhatsApp.

Begitu pula EraXpress yang dapat mengantar langsung produk yang dibeli secara online dari toko di sekitar alamat pemesanan dalam hitungan jam.

“Kapabilitas dalam menghadirkan layanan omnichannel juga tidak lepas dari infrastruktur jaringan ritel fisik yang sudah terbangun. Dengan demikian, Erajaya Digital bisa menawarkan beragam opsi berbelanja kepada pelanggan baik offline, online serta omnichannel,” ujar Joy.

Gerai Erafone. (Foto : Istimewa).

Sodorkan Kemitraan

Guna memacu ekspansi gerai, Erajaya Digital tidak sendirian. Lini bisnis ini berkolaborasi dengan investor lokal melalui program Erafone Cloud Retail Partner, program kemitraan yang membuka kesempatan untuk investor lokal mengembangkan bisnis ritel.

Investor akan menikmati pendapatan pasif karena seluruh operasional gerai dilakukan oleh Erajaya dengan jaminan keuntungan dan modal kembali dalam waktu 3-4 tahun. “Program ini persyaratannya mudah, berupa investasi yang sudah disepakati dan ruko berikut perizinannya. Kerja sama ini akan memanfaatkan kapabilitas ritel yang sudah dibangun oleh Erajaya Group dalam bentuk jaringan ritel, jaringan distribusi, kerja sama dengan partner serta masih banyak lagi, dan gerai kemitraan yang beroperasi akan menawarkan pengalaman yang sama dengan gerai Erafone lainnya,” ucap Joy menjabarkan.

Program ini bukan franchise, melainkan kemitraan karena seluruh operasional toko dilakukan oleh Erajaya. Investor menyediakan dana investasi serta ruko yang menjadi lokasi gerai. Investor bisa dengan mudah mendapatkan laporan penjualan hanya dengan mengakses portal kemitraan. Para investor lokal bertindak sebagai mitra yang turut mendorong ekspansi ritel Erajaya.

Gerai Erajaya Group Pada Kuartal I/2024

Sumber : Erajaya

Program ini menawarkan sejumlah opsi kerja sama dalam bentuk nominal investasi hingga ukuran toko. Investasi bisa dilakukan mulai dari angka Rp500 juta. Selain dana untuk investasi, juga perlu menyediakan lokasi usaha di area potensial, minimal ruko 1 lantai, mengantongi perizinan usaha toko seperti IMB atau IPB Ruang Usaha atau ruko, kios dan lainnya. Tim dari Erafone melakukan survei untuk menilai potensi dari lokasi yang diajukan oleh investor.

Keuntungannya investor, lanjut Joy, bisa menikmati pendapatan pasif karena mendapatkan garansi profit minimal 8% per tahun. Dana dari si investor bisa mencapai titik impas pada rentang 3-4 tahun. Namun ada juga investor yang bisa mendapatkan dalam waktu yang lebih singkat. "Investor tidak perlu memikirkan mengenai operasional seperti karyawan, stok produk, marketing dan lainnya karena semua sudah ditangani oleh tim dari Erajaya Group,” ungkapnya.

Sebelumnya, Erafone pada Maret 2022 menjalin kerja sama joint venture dengan The Gioi Di Dong Joint Stock Company, anak perusahaan dari Mobile World Investment Corporation di Vietnam, untuk membentuk perusahaan patungan PT Erablue Elektronik. Kerja sama iniberpijak dari prospek pasar consumer electronics yang kian cerah di Indonesia.

Erablue fokus menjadi peritel consumer electronics yang menawarkan pendekatan berbeda dengan layanan purnajual yang komprehensif. Produk consumer electronics yang ditawarkan Erablue hadir dari merek ternama meliputi kulkas, TV, mesin cuci, alat perlengkapan rumah tangga, laptop hingga gadget.

Erablue menawarkan pendekatan yang berbeda berupa toko yang terletak di lokasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Untuk saat ini Erablue sepenuhnya dioperasikan bersama oleh Erajaya Digital dan Mobile World Group melalui perusahaan PT Erablue Elektronik. Tahun ini Erablue masih akan meresmikan gerai-gerai baru setelah beberapa waktu lalu mengumumkan gerai ke-50,” kata Joy.

Erajaya Digital masih akan melanjutkan strategi ekspansi jaringan ritel tapi tetap berfokus produktivitas dan profitabilitas dari gerai-gerai. Lini bisnis ini kian gencar menggelar beragam promosi menarik untuk memikat pelanggan di tahun ini. Erajaya Digital bersama vertikal bisni lainnya di bawah Erajaya Group menargetkan penambahan gerai sebanyak 200 unit di tahun 2024. Perseroan optimistis sektor ritel di Indonesia pada tahun ini tetap memberikan tren yang positif.

Sebab, laju bisnis perusahaan peritel pada tahun ini bakal terdongkrak oleh konsumsi domestik. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomian Indonesia pada kuartal I/2024 tumbuh sebesar 5,11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2015. Pertumbuhan ekonomi ini seiring dengan daya beli masyarakat yang masih terjaga apik. Bank Indonesia mencatat indeks penjualan ritel pada Januari-Maret 2024 tumbuh sebesar 3,63% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Untuk memacu vertikal bisnis lainnya, Erajaya Group mendorong anak perusahaan, PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) atau Erajaya Active Lifestyle mendongkrak portofolionya di tiga segmen, yakni aksesoris IoT serta sportswear, fashion dan outdoors. Tim analis PT Samuel Sekuritas Indonesia meyakini ERAL adalah salah satu faktor yang berpotensi untuk mendorong kinerja ERAA di masa depan.

ERAL merealisasikan penawaran saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Agustus 2023. ERAL menghimpun dana IPO senilai Rp 406,6 miliar. Perusahaan ini mengalokasikan 37% dari dana IPO itu untuk ekspansi bisnis. Kemudian sekitar 14% akan digunakan untuk untuk mendukung ekspansi bisnis baru. Selebihnya sebesar 49% digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja.

Tak hanya itu, Erajaya Group pada vertikal bisnisnya, Erajaya Food & Nourishment, terus memperluas bisnis makanan dan minuman dengan meluncurkan lini merek baru bernama Curry Uppada Jumat, 7 Juni 2024. Perseroan dan Anders Hospitality Group, berkolaborasi membuka restoran Curry Up berlokasi di Ashta District 8, Jakarta.

Restoran ini menyajikan hidangan kari. “Hidangan kari merupakan salah satu comfort food yang menjadi favorit masyarakat dari berbagai kalangan. Lewat lini merek baru Curry Up, kami mengajak pengunjung untuk mengeksplor citarasa hidangan kari dari berbagai belahan dunia dalam satu tempat,” ujar Gabrielle Halim, CEO Erajaya Food & Nourishment. Sebelumnya, Erajaya Food & Nourishment, melalui PT Mitra Belanja Anda (MBA), membuka gerai GrandLucky di Kota Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat.

Supermarket Grand Lucky di Bekasi, Jawa Barat. (Foto : Erajaya).

Perkuat Sentra Distribusi

Ekspansi ini juga dipraktikkan Erajaya Digital di tahun ini. Pada Maret 2024, lini bisnis ini membuka serentak gerai sebanyak 18 unit di 10 kota di Indonesia, yakni Bandung, Bekasi, Bogor, Bontang, Jakarta, Klaten, Kotawaringin Barat, Malang, Semarang dan Tangerang. Sebanyak 18 gerai yang diresmikan terdiri dari 6 gerai Erafone, 2 gerai Erafone & More, 9 gerai iBox dan 1 gerai Samsung Store by Nasa.

Guna menunjang empat vertikal bisnis, Erajaya Group pada Juni 2023 memulai pembangunan distribution center di Kompleks Griya Idola Industrial Park, Cikupa, Tangerang. Pembangunan ini guna memperkokoh rantai pasok Erajaya Group di masa mendatang. Pembangunan fasilitas modern tersebut untuk mengantisipasi pertumbuhan bisnis perusahaan dari empat vertikal bisnis perseroan.

Sentra distribusi ini berfungsi untuk pengumpulan dan penyimpanan produk dari pemasok untuk kemudian diteruskan ke sentra distribusi level 1 atau sentra distribusi regional di daerah sebelum dikirimkan ke jaringan gerai Erajaya Group, mitra dealer maupun konsumen. Fasilitas itu akan dilengkapi dengan peralatan dan kapabilitas modern seperti lift barang, gravity conveyor, sistem manajemen pergudangan serta ruang penyimpanan yang bisa dikembangkan secara fleksibel untuk mengantisipasi kebutuhan di masa mendatang. Menurut rencana, sentra distribusi akan beroperasi pada awal 2025.

Kehadiran sentra distribusi yang berdiri di atas lahan seluas 1,7 hektare ini akan mengkonsolidasikan proses pergudangan dan logistik di satu lokasi, menawarkan kelebihan berupa proses yang lebih efisien dan singkat. Hal itu memastikan kapasitas Erajaya Group dalam memenuhi kebutuhan transaksi online dan offline, serta mendukung strategi omnichannel.

Per Desember 2023, Erajaya Group telah memiliki 2.049 gerai ritel yang beroperasi di Indonesia, Malaysia dan Singapura. Perseroan juga memiliki 97 pusat distribusi untuk mendukung operasional bisnis, serta bekerja sama dengan lebih dari 70.000 toko ritel pihak ketiga. Ekspansi jaringan ritel untuk menjangkau kota-kota di Indonesia bertujuan untuk memenuhi permintaan dari masyarakat yang ingin mendapatkan produk yang melengkapi gaya hidup konsumen dari gerai yang dioperasikan oleh Erajaya Group.

Paralel dengan pengembangan gerai fisik, Erajaya Group terus mengembangkan channel online untuk menjawab permintaan dari pelanggan melalui layanan e-commerce eraspace, serta sejumlah platform e-commerce ternama di Indonesia. Program manajemen relasi konsumen yang dikembangkan oleh perseroan yakni MyEraspace pada 2023 memiliki hampir 10 juta anggota, atau meningkat 50% dibandingkan dengan jumlah keanggotaan pada 2022. (*)

Empat Vertikal Bisnis Erajaya Group

Erajaya Digital

Vertikal bisnis yang bergerak pada ritel dan distribusi produk-produk handset dan consumer electronic yang menaungi merek ritel Erablue, Erafone, iBox, Samsung Store by NASA, Xiaomi Store dan masih banyak lagi untuk pasar di Indonesia. Hingga akhir Desember 2023, Erajaya Digital sudah mengoperasikan 1.836 gerai di Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Erajaya Active Lifestyle

Vertikal bisnis yang bergerak pada ritel dan distribusi produk penunjang active lifestyle, seperti IoT, aksesoris dan fashion and sports apparel. Beberapa merek ritel yang berada di bawah naungan vertikal ini seperti 6IXTY8IGHT, ASICS, DJI Experience Store, GARMIN Brand Store, IT (Immersive Tech) Store, JD Sports, MST Golf, Urban Adventure dan Urban Republic. Hingga akhir Desember 2023, Erajaya Active Lifestyle sudah mengoperasikan sebanyak 116 gerai.

Erajaya Food & Nourishment

Vertikal bisnis yang bergerak pada sektor food & beverages dan grocery dengan merek ritel seperti Paris Baguette, GrandLucky Superstore, dan investasi di Sushi Tei. Hingga akhir Desember 2023, Erajaya Food & Nourishment mengoperasikan 76 gerai.

Erajaya Beauty & Wellness

Vertikal bisnis yang bergerak pada sektor health, wellness dan beauty dengan merek ritel seperti Apotek Wellings dan The Face Shop. Hingga akhir Desember 2023, Erajaya Beauty & Wellness sudah mengoperasikan 21 gerai.


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved