Strategy

Jurus Mayora (MYOR) Dongkrak Omset di 2024, Belanja Iklan Capai 11%

Pekerja pabrik Mayora. Tahun ini, Mayora menargetkan penjualan Rp34,28 triliun. (dok MYOR)

swa.co.id, Jakarta -PT Mayora Indah Tbk (MYOR) memproyeksikan penjualan pada tahun 2024 senilai Rp34,28 triliun dan laba bersih Rp3,40 triliun. Untuk mencapai target ini, perseroan memiliki tiga program bisnis, yakni pemasaran (marketing), inovasi produk hingga ekspor. Pertama, untuk kategori brand yang sudah ada, perseroan memastikan agar iklannya insightful kepada konsumen.

Rencananya, perseroan menargetkan belanja iklan sebesar 9-11%, sedangkan channel untuk melakukan komunikasi kepada konsumen didominasi ke media tradisional. “Tidak bisa dipungkiri bahwa TV merupakan faktor yang masih sangat penting jadi media tradisional masih tetap kita laksanakan, namun pihak manajemen juga melihat adanya perkembangan digital saat ini sudah mulai diterapkan pada beberapa brand. Untuk mempertahankan brand awareness, pastinya Mayora yakin bahwa brand itu bersifat jangka panjang sehingga investasi dan komunikasi tetap dilakukan di berbagai channel baik konvensional maupun digital,” ujar Yuni Gunawan, Sekretaris Perusahaan Mayora yang dikutip dari risalah Paparan Publik di keterbukaan informasi pada Jumat (14/6/2024).

Kedua, perseroan tetap akan terus melakukan inovasi secara berhati-hati. Rencana pengembangan produk ada berbagai macam produk baru direncanakan dan yang telah diluncurkan oleh perseroan antara lain biskuit Malkist Lemon Bites, Roma Apetito Pizza, Roma Lavita, biskuit durian, Futagami Candy dan Dark Wonder.

Ketiga melihat berbagai potensi produk yang saat ini sudah ada untuk dikembangkan ke pasar ekspor. Beberapa negara tujuan ekspor terbaru tahun ini akan menjadi pasar baru bagi produk perseroan antara lain Uzbekistan Bangladesh, Mauritius, Rumania, Samoa dan Kongo.

Mengenai segmen dan ceruk pasar, perseroan selalu melihat bahwa setiap brand mempunyai potensi yang optimal. Akan tetapi, jika ada pasar atau segmen yang belum perseroan masuki dan mempunyai potensi yang besar maka perseroan pasti akan masuk ke kategori tersebut terutama yang berkaitan dengan makanan dan minuman. “Untuk tahun 2024 manajemen perseroan sangat optimis dapat mencapai target growth yang lebih tinggi dibanding tahun 2023, sehingga bisa bertumbuh hampir 10% di top line dan secara proporsional juga akan diikuti kenaikan di laba bersih. Pertumbuhan year to date April 2024 bertumbuh dengan sangat baik ditopang oleh pertumbuhan sales di pasar domestik dan hampir semua produk bertumbuh dengan baik, penjualan di beberapa negara tujuan ekspor juga bertumbuh baik,” ucap Yuni. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved