Management

Regal Springs Indonesia Gaet IPB University Gencarkan Budidaya Perikanan Terpadu

Hasil dari kolaborasi Regal Springs Indonesia dan IPB University ini bisa menjadi acuan untuk masyarakat luas, khususnya masyarakat akuakultur (Foto: dok.Regal Springs)

swa.co.id, Jakarta- Sebagai upaya mendukung pengembangan budidaya perikanan terpadu, Regal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara) bersama Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian (FPIK) IPB University menjalin kemitraan strategis yang disepakati oleh kedua belah pihak dengan penandatangan Perjanjian Kerja sama Induk (Master Cooperation Agreement) di kampus IPB, Bogor, Jawa Barat.

Penandatanganan kemitraan strategis ini diwakili oleh Direktur Regal Springs Indonesia, Tri Dharma Saputra, dengan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Fredinan Yulianda. “IPB memiliki visi dan misi yang sama dengan Regal Springs Indonesia, yaitu memajukan sektor dan industri perikanan terpadu yang berkelanjutan, salah satunya mendukung Gerakan Pangan Biru (Blue Food Movement),” jelas Arif Satria, Rektor IPB University pada keterangan tertulis yang dilansir pada Jumat (14/6/2024).

Tri mengungkapkan perjanjian kerja sama induk ini menjadi salah satu landasan dan langkah strategis yang manfaatnya diharapkan tidak hanya untuk perusahaan dan pihak akademisi. Namun, hasil dari kolaborasi ini bisa menjadi acuan untuk masyarakat luas, khususnya masyarakat akuakultur.

Fredinan Yulianda, pada sambutannya, menyampaikan Regal Springs Indonesia saat ini menjadi produsen dan pembudidaya ikan Tilapia yang terintegrasi dan yang terbaik. Ini merupakan kolaborasi strategis di antara kedua belah pihak dan hari ini kita wujudkan komitmen tersebut.

Saat ini ,FPIK IPB University mengembangkan transformasi Blue Food atau Blue Food Movement. Konsep ini berperan penting mencegah stunting dan malnutrisi. IPB University juga berkomitmen untuk berperan dalam mewujudkan Blue Food Movement dan ketahanan pangan di Indonesia.

Perjanjian Kerja sama Induk ini mencakup aspek-aspek utama, antara lain: pertama, sumber daya perikanan dan akuakultur terpadu yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Kedua, sumber daya manusia di bidang perikanan, termasuk namun tidak terbatas pada pendidikan terhadap sumber daya manusia atau pengembangan terhadap sumber daya manusia yang terlibat dalam berbagai aspek perikanan dan akuakultur.

Ketiga, memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penyelenggaraan penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada Masyarakat. Keempat, bekerja sama dalam kegiatan pengembangan perikanan terpadu, sumber daya manusia, pengetahuan dan teknologi, dan kegiatan terpadu lainnya yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan “Kegiatan magang mahasiswa juga sangat terbuka untuk dilakukan, sehingga mahasiswa FPIK IPB dapat meningkat pengetahuan dan keterampilannya di dunia industri,” ujar Fredinan.

Regal Springs Indonesia adalah pelopor bisnis budidaya ikan secara bertanggung jawab di Indonesia dan merupakan salah satu perusahaan pangan yang memperkerjakan lebih dari 2.000 karyawan di Sumatera Utara yang beroperasi sejak 1989.

Tahun 2018, Regal Springs Indonesia meluncurkan program Tanggung jawab Sosial dan Keberlanjutan bertajuk Kami Peduli yang berfokus pada tiga pilar, yaitu Lingkungan, Sosial dan Ekonomi. Ini adalah program berkelanjutan terpadu pertama untuk budidaya ikan Tilapia.

Regal Springs Indonesia selalu mengedepankan kelestarian lingkungan dan sumber daya alam. Hal ini terbukti dengan pencapaian Regal Springs Indonesia menjadi produsen ikan Tilapia pertama di dunia yang menjalankan operasionalnya dengan bertanggung jawab sesuai standar Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), Aquaculture Stewardship Council (ASC) dan GAA BAP. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved