Trends

Lima Trik Jualan Makanan dan Minuman Bisa Laris Manis di Bazar

UMKM saat mengikuti bazar perayaan ulang tahun DKI. (Dok. Pemrpov DKI)

swa.co.id, Jakarta - Pelaku usaha lokal, khususnya UMKM, terus dituntut untuk beradaptasi dengan menerapkan berbagai strategi agar penjualan terus laris manis, mulai dari memanfaatkan platform online untuk berjualan hingga mengikuti kegiatan bazar untuk meningkatkan awareness dan menambah jumlah pelanggan. Namun seringkali para penjual seringkali sepi pengunjung, apalagi pembeli saat mengikuti bazar.

Head Creative and Business Development Sakha Coffee, Ghazy Muhammad mengungkapkan bahwa bisnisnya menggunakan saluran offline dan online untuk menggaet pasar. Bahkan rata-rata jumlah pesanan Sakha Coffee per bulan di online marketplace Tokopedia bisa mencapai 2,5 ton biji kopi.

Hal yang sama juga dilakukan bisnis milik William Arifin, Grandville Food, yang aktif meningkatkan branding dan awareness dengan mengikuti bazar makanan dan ekspo setiap tahunnya. “Kami biasanya mengintegrasikan kegiatan bazar offline ini dengan aktivitas online seperti live streaming di TikTok, menginformasikan tentang acara bazar tersebut, hingga mengarahkan pelanggan untuk berbelanja online di Tokopedia dan ShopTokopedia untuk memperluas jangkauan,” ujar William.

Untuk bisa meningkatkan penjualan di bazar, Sakha Coffee dan Grandville Food membagikan beberapa tips di antaranya:

1. Ikuti kampanye di platform online bersamaan dengan momen bazar

Biasanya konsumen yang mengunjungi stand bazar sering bertanya, di mana nantinya mereka bisa berbelanja kembali ketika bazar sudah selesai. Para pelaku usaha dapat memanfaatkan deretan kampanye yang diadakan marketplace Tokopedia dan ShopTokopedia di dalam aplikasi TikTok untuk menarik perhatian pembeli di bazar offline, salah satunya kampanye Beli Lokal.

2. Cari tahu produk mamin yang sedang diminati untuk dijual di bazar

Cari tahu terkait tren produk yang sedang diminati masyarakat. Pelaku usaha dapat mengetahui deretan produk terlaris saat ini sehingga UMKM bisa berinovasi dengan produk baru yang menarik minat konsumen dan membuat mereka tertarik saat berbelanja di bazar. Demi memperluas pasar, Sakha Coffee menghadirkan inovasi produk untuk dijual di Tokopedia.

“Setelah melakukan riset pasar untuk mengetahui apa yang sedang digemari masyarakat, tahun ini kami meluncurkan 5 varian spesial yang tidak ditemukan di toko lain, dengan nama-nama dessert seperti Glory Cherry Burst, Blueberry Well Cream, Halu Berry 96, dan sebagainya,” jelas Ghazy.

3. Buat konsep stan dan gimmick yang menarik agar konsumen mampir

Selain dekorasi stand yang menarik, buat juga tambahan aktivitas yang bisa dilakukan konsumen di stan. Mulai dari membuat games interaktif, membagikan tester, atau bisa juga memberikan promo spesial. Selain berbelanja, pembeli juga menjadi terkesan dengan pengalaman unik tersebut sehingga bisa meningkatkan brand awareness bahkan bisa membuat mereka jadi pelanggan yang loyal.

“Saat ikut bazar, kami siapkan gimmick agar ada aktivitas menarik di stan. Dekorasi stan harus berbeda dari stan lainnya, agar konsumen langsung tertarik untuk berkunjung ke stan kita. Pastinya ada diskon spesial yang kami berikan untuk pembeli di bazar, tak hanya itu games di stan yang kita adakan disesuaikan dengan target pasar di bazar, mulai games interaktif sampai lucky wheels,” jelas Ghazy.

4. Menghitung anggaran bazar agar persiapan matang

Setelah menerapkan konsep stan, menghitung anggaran bazar adalah langkah penting untuk memastikan persiapan yang matang dan sesuai dengan tujuan. Buatlah daftar mengenai barang-barang yang diperlukan saat bazar nanti. Alokasikan sejumlah dana agar keikutsertaan di bazar menjadi optimal.

“Grandville Food mengalokasikan anggaran khusus untuk kegiatan bazar. Bazar biasanya memerlukan anggaran yang cukup besar mulai dari biaya sewa tempat, kebutuhan stan, dekorasi, diskon khusus, hingga sumber daya manusia yang harus dipersiapkan dengan baik. Persiapan yang matang bisa mendatangkan keuntungan dan meminimalisir kerugian,” kata William.

5. Promosikan toko online agar pembeli kembali berbelanja setelah bazar

Mengingat durasi kegiatan bazar cukup terbatas, jangan lupa untuk informasikan atau beri brosur yang berisi alamat toko online agar pembeli bisa terus berbelanja di kemudian hari.

Dengan memadukan strategi online dan offline, pelaku usaha dapat memaksimalkan partisipasi mereka dalam bazar, menciptakan pengalaman belanja yang menarik, dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan. Langkah-langkah ini tidak hanya membantu meningkatkan penjualan saat bazar berlangsung, tetapi juga memastikan keberlanjutan bisnis melalui peningkatan brand awareness dan loyalitas pelanggan. Terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar adalah kunci untuk meraih kesuksesan jangka panjang. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved