Capital Market & Investment

Prudential Indonesia Berinovasi Menyodorkan PRULink Rupiah Balanced Income Fund Plus

Subdana PRULink Rupiah Balanced Income Fund Plus, bekerja sama dengan Mandiri Investasi (Foto: Prudential)

swa.co.id, Jakarta- PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) merilis PRULink Rupiah Balanced Income Fund Plus (RBIFP), subdana tambahan yang melengkapi produk PRUWealth Maxima Account dengan potensi tambahan nilai investasi (income) secara berkala.

Produk subdana terbbaru ini, nasabah memperoleh kemudahan untuk mengelola investasi serta memiliki lebih banyak pilihan portofolio subdana investasi yang sesuai dengan profil risiko, terutama bagi nasabah yang tidak memiliki cukup waktu untuk mengelola investasi mereka secara langsung karena subdana ini akan dikelola oleh PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) selaku manajer investasi.

Ivy Widjaja, Chief Partnership Distribution Officer Prudential Indonesia, mengatakan Prudential Indonesia berkomitmen terus berinovasi dan menghadirkan berbagai solusi keuangan yang sederhana, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan semua segmen di Indonesia, termasuk segmen menengah ke atas. "Salah satunya subdana PRULink Rupiah Balanced Income Fund Plus, bekerja sama dengan Mandiri Investasi dan ditujukan untuk nasabah prioritas Standard Chartered Bank. Ini merupakan bentuk diversifikasi portofolio investasi kami, sekaligus mendorong semakin banyak opsi perlindungan jiwa dan finansial yang relevan bagi nasabah secara jangka panjang," jelas Ivy, dikutip Rabu (19/6/2024).

PRUlink Rupiah Balanced Income Fund Plus dirancang untuk memberikan potensi tambahan nilai investasi berkala (income) dan potensi pertumbuhan modal jangka panjang yang cocok untuk mereka yang memiliki profil risiko investasi agresif. Kehadiran subdana ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak masyarakat Indonesia yang berinvestasi sekaligus terlindungi untuk meraih impian mereka di masa depan.

Aliyahdin Saugi, Direktur Utama Mandiri Investasi, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Prudential Indonesia yang berkomitmen mengembangkan produk investasi yang inovatif untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang dinamis, diantaranya nasabah asuransi jiwa. "Pengalaman Mandiri Investasi memastikan seluruh pengelolaan dana nasabah dilakukan berdasarkan prinsip kehati-hatian (prudent), profesional dan bertanggung jawab. Hal ini sangat krusial terutama dalam membangun kepercayaan dan pemahaman masyarakat atas pentingnya produk asuransi dan investasi dalam mewujudkan kesejahteraan finansial jangka panjang," tutur Aliyahdin

PRULink RBIFP sejak Maret 2024 diperkenalkan kepada nasabah sebagai salah satu pilihan subdana untuk produk PAYDI (produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi) PRUWealth Maxima Account dari Prudential dengan premi mulai dari Rp25 juta per tahun dan dipasarkan melalui kanal bancassurance bekerja sama dengan Standard Chartered Bank.

Wieke Yunita, Country Head of Bancassurance Standard Chartered Bank di Indonesia, mengatakan, pihaknya melihat semakin tingginya kesadaran masyarakat Indonesia terhadap produk proteksi dan investasi sebagai solusi perencanaan keuangan nasabah, baik dalam perencanaan proteksi, akumulasi sampai pada pendistribusian kekayaan ke generasi selanjutnya. "Penambahan subdana PRULink Rupiah Balanced Income Fund Plus ke dalam product suite kami dapat lebih memberikan warna baru dan pilihan portofolio yang lebih realistis dan komprehensif untuk membantu para nasabah mewujudkan tujuan keuangan mereka," ungkap Wieke.

PRULink RBIFP menambah pilihan subdana investasi pada PAYDI. Subdana ini menawarkan beberapa keutamaan berinvestasi bagi nasabah, antara lain:potensi tambahan income yang dihitung dari nilai aktiva bersih subdana pada saat tanggal cut-off dan dibayarkan setiap bulan (apabila ada). Lalu, alokasi aset dengan rentang luas, yakni sebesar 0-40% dialokasikan ke instrumen pasar uang, 20-60% obligasi, dan 40-79% saham. Yield atau imbal hasil diklaim menarik yang bersumber dari kupon, dividen, dan capital gain. Hingga 31 Desember 2023, Prudential Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta dengan 6 kantor pemasaran di Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Medan, dan Batam serta 345 Kantor Pemasaran Mandiri di seluruh Indonesia dengan didukung lebih dari 100 ribu tenaga pemasar berlisensi. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved