Property

Indeks Harga Properti Q1/2024: Jaksel Naik, Jakut Turun

Platform properti Pinhome meluncurkan dua indeks baru di pasar properti Indonesia yakni Pinhome Home Value Index (PHVI) dan Pinhome Home Rental Index (PHRI). Kedua indeks ini hadir memberikan informasi harga jual dan sewa rumah terkini, memberdayakan para pelaku industri properti, pembeli, pemilik rumah, penyewa, serta pemerintah daerah dalam mengambil keputusan strategis.

Pinhome Home Value Index dan Home Rental Index merupakan bukti komitmen Pinhome untuk merevolusi industri properti Indonesia melalui transparansi dan aksesibilitas informasi di pasar properti Indonesia. Dengan data yang akurat dan mudah diakses, perusahaan yakin semua pihak dapat membuat keputusan properti yang tepat, baik dalam membeli, menjual, sewa menyewa, maupun dalam merencanakan pembangunan dan membuat kebijakan perumahan yakni pemerintah daerah sehingga bisa lebih efektif.

Temuan Utama PHVI dan PHRI pada Q1/2024:

Beberapa temuan utama dari PHVI dan PHRI pada kuartal pertama tahun 2024 antara lain:

1. Tren kenaikan harga rumah tipe kecil di wilayah penyangga Jakarta dan kota besar: Rumah tipe kecil (≤54) menjadi favorit pembeli rumah pertama dan milenial, mendorong kenaikan harga jual tertinggi secara kuartalan di Kabupaten Bekasi (11%), Jakarta Selatan (9%), Jakarta Pusat (8%), dan Bogor (8%).

2. Penurunan harga rumah tipe kecil di Jakarta Utara, Barat, dan Tangerang: Penurunan harga jual rumah tipe kecil terkonsentrasi di Jakarta Utara (-16%), Jakarta Barat (-13%), dan Tangerang (-14%).

3. Lonjakan harga sewa rumah tipe kecil: Harga sewa tahunan rumah dengan ukuran lebih kecil atau sama dengan tipe 54 mengalami kenaikan secara kuartalan di Jakarta Selatan (15%), Kabupaten Badung (12%), Kota Bandung (7%), dan Kabupaten Bandung Barat (7%). Sebaliknya, penurunan harga sewa tahunan terjadi di Kota Bogor (-32%), Kota Jakarta Utara (-24%) dan Kota Jakarta Pusat (-22%).

4. Jakarta Timur alami kenaikan harga sewa tertinggi untuk rumah tipe 55-120: Peningkatan harga sewa tahunan tertinggi di wilayah Jabodetabek terjadi di Kota Jakarta Timur, mencapai 20%.

5. Penurunan harga sewa di kota penyangga Jakarta: Kota-kota penyangga di sekitar DKI Jakarta umumnya mengalami penurunan harga sewa tahunan secara kuartalan, dengan penurunan tertinggi terjadi di Kota Tangerang (-18%), Kota Bogor (-14%), dan Kabupaten Bekasi (-10%).

“Index harga pembelian dan sewa properti tersebut dirancang untuk memberikan gambaran yang akurat tentang tren harga jual dan sewa rumah di berbagai wilayah dan tipe properti. Indeks ini didasarkan pada analisis data yang komprehensif dari database Pinhome mencakup lebih dari 1 juta inventori perumahan di berbagai penjuru Indonesia,” kata Dayu Dara Permata, CEO dan Co-founder Pinhome, Kamis (20/6/2024). (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved