Strategy

Foto Bisnis SWA, Mendag Melepas Ekspor Baja Berteknologi Tinggi ke Australia, Kanada, dan Puerto Rico

Indonesia merupakan negara eksportir baja dunia urutan ke-8. Pada 2023, total ekspor baja Indonesia mencapai US$29,61 miliar. Kinerja ekspor baja Indonesia tidak terlepas dari peran dan kerja keras pelaku usaha Indonesia, termasuk salah satunya PT Tata Metal Lestari. Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, mengapresiasi ekspor baja berteknologi tinggi oleh Tata Metal Lestari. Mendag melepas ekspor baja ini berupa nexalume, nexium, dan nexcolor ke Australia, Kanada, dan Puerto Rico di pabrik Tata Metal Lestari di Sadang, Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat, (21/6/2024).

Kementerian Perdagangan terus mendorong pembukaan akses pasar produk Indonesia ke negara mitra dagang melalui pameran dagang internasional, misi dagang, maupun perjanjian dagang melalui Free Trade Agreement (FTA), Preferential Trade Agreement (PTA), dan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), sebagai jalan tol bagi ekspor produk Indonesia ke negara mitra.

Pemerintah juga terus mendukung untuk membuka pasar pasar baru seperti Puerto Rico dan negaran-egara Amerika Latin. Indonesia memiliki perjanjian dagang dengan Chile. Melalui Chile, Indonesia masuk ke Amerika Latin dengan tarif nol, termasuk baja.

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan di pabrik Tata Metal Lestari di Sadang, Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat, 21 Juni 2024. (Foto : Kementerian Perdagangan).
(kiri) Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan. Kementerian Perdagangan terus mendorong pembukaan akses pasar produk Indonesia ke negara mitra dagang . (Foto : Kementerian Perdagangan).
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan,melepas ekspor baja ini berupa nexalume, nexium, dan nexcolor ke Australia, Kanada, dan Puerto Rico di pabrik Tata Metal Lestari di Sadang, Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat, 21 Juni 2024. (Foto : Kementerian Perdagangan).

© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved