Technology

OJK Luncurkan Aplikasi SPRINT Untuk Memperkuat Ekosistem Kripto

Ilustrasi foto : Istimewa.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) aplikasi Sistem Perizinan dan Registrasi Terintegrasi (SPRINT) untuk mendukung perkembangan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD). Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto di OJK, menjelaskan, aplikasi SPRINT bertujuan untuk mempercepat komunikasi antara OJK dan penyelenggara ITSK. “Aplikasi ini memudahkan pengajuan permohonan ke Regulatory Sandbox serta pendaftaran sebagai penyelenggara ITSK di OJK,” ujar Hasan seperti ditulis pada Minggu (23/6/2024).

Hasan, pada keterangan tertulisnya ini, berharap proses perizinan penyelenggara ITSK dapat dipantau dengan baik dan dilaksanakan secara lebih cepat, mudah, serta efisien. Berdasarkan hasil ujicoba sandbox yang dilakukan oleh OJK, model bisnis seperti Innovative Credit Scoring (ICS) dan Agregasi Informasi Produk dan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) telah ditetapkan sebagai objek pengaturan dan pengawasan OJK, khususnya di bidang IAKD.

Hasan menyebutkan penyelenggara ITSK dengan model bisnis semacam itu dapat melakukan pendaftaran ke OJK. Selain itu, OJK juga akan membuka pendaftaran bagi penyelenggara ITSK dengan model bisnis yang ditentukan untuk diatur dan diawasi oleh OJK.

Oscar Darmawan, CEO Indodax, mengapresiasi peluncuran aplikasi SPRINT. “Peluncuran aplikasi SPRINT oleh OJK merupakan langkah positif untuk pertumbuhan ekosistem kripto di Indonesia. Hal ini tidak hanya mempercepat proses perizinan tetapi juga memberikan kepercayaan bagi para pelaku industri bahwa inovasi mereka akan diawasi dengan baik oleh otoritas yang kompeten," ucap Oscar.

Penyelenggara ITSK dan aset kripto bakal mendapatkan panduan yang lebih jelas dan prosedur yang lebih terstruktur dalam mengajukan permohonan dan pendaftaran pada aplikasi SPRINT,. “Langkah OJK ini menunjukkan bahwa regulator kita proaktif dalam mendukung dan mengatur industri yang berkembang pesat. Ini akan membantu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi inovasi sekaligus melindungi kepentingan konsumen dan menjaga stabilitas sistem keuangan,” sebut Oscar. Kerja sama antara pelaku industri dan OJK diharapkan kian dipererat agar industri kripto bertumbuh dan memberikan manfaat terhadap perekonomian Indonesia. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved