Management

Ribuan Perusahaan Dukung Program Magang Binus University

Rektor Binus University Dr. Nelly. S.Kom., M.M., CSCA dan Kevin Jaya Wiguna, alumni Binus University yang kini menjadi gamer dengan penghasilan ratusan juta rupiah. (Foto: Eva Martha Rahayu/SWA).

Sebagai upaya mewujudkan link and match dunia pendidikan dan kebutuhan SDM di dunia kerja, Binus University menerapkan program kuliah “2,5 Tahun Kuliah, Langsung Gapai Kariermu” #MulaiLebihAwal. Program ini mendapat respons antusias dari ribuan perusahaan sebagai tempat magang para mahasiswa kampus partikelir tersebut. “Hingga kini Binus University telah bekerja sama dengan 2.200 lebih perusahaan/lembaga di seluruh Indonesia untuk program magang ini. Ada Bank Mandiri, BCA, Kawan Lama Group, Deloitte, Bosch, Metrodata, Sinar Mas Land, PricewaterHouse Cooper, Kementerian Perdagangan RI dan sebagainya,”ujar Dr. Nelly. S.Kom., M.M., CSCA, Rektor Binus University kepada swa.co.id pada Sabtu (22/6/2024).

Bahkan, menurut Nelly para mahasiswa yang magang itu juga banyak yang direkrut oleh perusahaan-perusahaan tempat magang. Dalam perjanjian kerja sama Binus dan perusahaan-perusahaan tujuan magang ada kesepakatan bahwa perusahaan tersebut harus berkomitmen juga ‘mengajari’ para mahasiswa magang. Perusahaan-perusahaan ini tidak keberatan dengan perjanjian itu, buktinya kerja sama pun belangsung sudah 9 tahun sampai sekarang.

Para mahasiswa Binus pun antusias menyambut program 2,5 tahun kuliah di dalam kampus dan 1,5 tahun magang di luar kampus itu. “Total lama kuliah S1 memang sama sekitar 4 tahun. Tapi, kami persiapkan lulusan sudah siap masuk dunia kerja begitu tamat. Selama ini kan sering dikeluhkan masyarakat banyak sarjana menganggur. Dan Binus sudah mengantisipasinya sejak tahun 2014 lalu melalui program 2,5 tahun kuliah. Hingga kini, sudah 96 ribu mahasiswa Binus yang telah mengikuti program magang tersebut," jelasnya.

Tiap tahun Binus University menerima 15 ribu mahasiswa baru. Dan yang mengikuti program magang rata-rata tiap tahun ada 7.000 mahasiswa. Pesera harus memenuhi persyaratan khusus untuk wajib ikut program “2,5 Tahun Kuliah, Langsung Gapai Kariermu”. Adapun biaya kuliah S1 Binus University disebut Nelly sekitar Rp230 juta untuk kampus Jabodetabek (Jakarta, Tangerang, Bekasi). Sedangkan kampus di Bandung dan Malang lebih murah karena banyak diskon.

Menurut Nelly, perkembangan sektor industri yang begitu cepat dan dinamis menuntut pekerja untuk kreatif dan adaptif. Kondisi ini memberikan tantangan tersendiri bagi mahasiswa yang baru lulus kuliah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2023 merilis survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) yang menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengangguran pada lulusan pendidikan tinggi (diploma ke atas) dari 4,8% pada 2022, menjadi 5,10% pada 2023.

Melihat adanya peningkatan angka pengangguran tersebut Binus University, sebagai institusi yang telah berkiprah lebih dari 40 tahun di dunia pendidikan Indonesia, menyadari pentingnya untuk membekali mahasiswa Gen Z dengan keahlian yang relevan dengan situasi sektor industri saat ini. Untuk mengatasi tantangan tersebut Binus University telah menawarkan program yaitu “2,5 Tahun Kuliah, Langsung Gapai Kariermu” #MulaiLebihAwal yang dirancang secara khusus untuk membantu mahasiswa menggapai karier yang sesuai dengan keahlian dan minat mereka.

Program magang ini membantu mahasiswa mendapatkan pengalaman profesional dan keterampilan kerja yang dibutuhkan melalui enrichment program. Dalam enrichment program, mahasiswa dapat memilih satu dari tujuh track pembelajaran yang sesuai dengan minat dan rencana karier jangka panjang mereka: entrepreneurship, research, internship, further study, community development, study abroad, serta specific independent study.

Terlepas dari track yang dipilih, kurikulum dari Binus University memaksimalkan pembelajaran dengan berfokus pada praktik kerja lapangan dan keterampilan yang berhubungan dengan bidang teknologi. Selain itu, mahasiswa juga akan berkesempatan langsung untuk belajar dari para ahli di bidangnya di dalam maupun di luar kelas.

Berbeda dengan kurikulum pendidikan tinggi pada umumnya yang memerlukan waktu kurang lebih 4 tahun dan menekankan pada pemaparan teori, enrichment program ini juga mencakup pembelajaran mengenai Artificial Intelligence, Entrepreneurship dan Character Building. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan generasi muda agar bisa langsung berkarier setelah lulus kuliah. “Kami memiliki visi Binus University 2035, yang sejalan dengan Indonesia Emas 2045. Untuk mencapai visi tersebut, kami mempunyai rencana strategis agar target-target tersebut dapat dicapai dan menyiapkan SDM unggul dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karenanya,kami terus berinovasi untuk memberdayakan generasi muda dengan program-program yang dirancang untuk mengasah kemampuan mereka, membuat mereka lebih adaptif dan berkualitas sehingga mampu memasuki dunia kerja dengan kesiapan yang matang,” Nelly menguraikan.

Kevin Jaya Wiguna, alumni Binus University jurusan Computer Science merupakan salah satu mahasiswa yang mengikuti program kuliah 2,5 tahun. Kevin, berhasil membangun karier sebagai indie game developer saat semester 6. Dalam bisnisnya, Kevin telah berhasil meraup ratusan juta rupiah dan memiliki beberapa karyawan.

“Melalui enrichment program Binus University, saya berkesempatan berinteraksi langsung dengan para ahli di bidang teknologi. Bahkan mengembangkan game saya sendiri saat masih duduk di bangku kuliah. Dengan pendampingan mereka, saya berhasil menghasilkan puluhan juta saat masih berkuliah dan menambah networking. Peluang tersebut membantu saya mendapatkan keterampilan yang diperlukan untuk membangun karier sebagai indie game developer,” ujarnya yang kini berpenghasilan ratusan juta sebagai gamer.

Ke depan, Binus berkomitmen untuk percepat generasi muda dapat kerja lebih awal. Binus telah memprakarsai visi agar generasi muda di Indonesia berkontribusi bagi pembangunan negara, baik sebagai entrepreneur, business leader, akademisi, mau pun ahli di bidangnya. Kehadiran program kuliah 2,5 tahun langsung menggapai karier ini merupakan wujud dari komitmen tersebut untuk membantu mengatasi permasalahan pengangguran di Indonesia. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved