Strategy

Antisipasi Permintaan Konsumen, Wintermar Offshore (WINS) Gelontorkan US$31,9 Juta

Foto : Wintermar Offshore.

PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) telah menginvestasikan US$13,9 juta dari total rencana belanja modal (capital expenditure/capex) di 2024 senilai US$35 juta. Perseroan berinvestasi untuk menganantisipasi peningkatan permintaan kapal pendukung lepas pantai (offshore support vessel/OSV) yang didorong oleh peningkatan investasi lepas pantai dan ketatnya pasokan. Ini disampaikan Direksi WINS pada paparan publik virtual di 21 Juni 2024.

Perseroan memaparkan perkembangan rencana strategis untuk menambah armada guna memanfaatkan pertumbuhan yang diantisipasi pada industri minyak dan gas. Perusahaan memperkirakan peningkatan tarif seiring dengan investasi di blok minyak dan gas lepas pantai deepwater serta penemuan di deepwater baru-baru ini yang mendorong permintaan kapal pendukung lepas pantai (OSV) yang pasokannya masih terbatas. Hingga Mei 2024, armada Wintermar terdiri dari 42 kapal, dengan fokus pada segmen high value untuk mendorong profitabilitas masa depan.

Wintermar telah memesan dua kapal Heavy Load Barge (HLB), yang pembangunannya rampung pada akhir tahun ini. Kemudian, kapal Accommodation Work Barge (AWB) bakal masuk ke armada perseroan. Investasi ini didanai oleh kas internal perseroan dan penjualan dua kapal dengan kinerja yield rendah, termasuk satu unit kapal Anchor Handling Tug (AHT) dan satu unit Fast Utility Vessel (FUV).

Pada April, satu unit kapal Platform Supply Vessel (PSV) dijual dengan valuasi yang menguntungkan. Kedua kapal PSV ini sedang menjalani reaktivasi dan diperkirakan akan mulai beroperasi pada akhir semester kedua 2024.

Utilisasi armada pada Mei 2024 adalah 68%, sama dengan utilisasi pada tahun 2023. Hal ini mencerminkan tahapan awal dari siklus investasi minyak dan gas dengan sifat kontrak berjangka pendek, khususnya kegiatan eksplorasi. Namun, tarif sewa rata-rata untuk periode Januari-Mei itu meningkat 23,1% untuk kapal high tier dan 14,5% untuk kapal mid tier jika dibandingkan tarif sewa rata-rata di sepanjang tahun lalu.

WINS mengharapkan kenaikan lebih lanjut dalam tarif sewa dan utilisasi di semester kedua 2024. Janto Lili, Direktur Keuangan Wintermar, menyampaikan laba bruto WINS di kuartal pertama tahun ini senilai US$5 juta, naik 66,66% dari U$3 juta pada kuartal pertama tahun lalu. Peningkatan ini didorong oleh penambahan kapal higher value yang beroperasi dengan tarif sewa yang lebih tinggi yang menghasilkan ekspansi margin.

Margin laba bruto meningkat menjadi 27,1% pada kuartal pertama 2024, dibandingkan dengan 20,7% untuk keseluruhan tahun 2023. Net Gearing Wintermar berada sangat rendah di bawah 1% memposisikan perseroan dengan baik untuk mendanai inisiatif pertumbuhan dan memanfaatkan peluang pasar. Kinerja keuangan yang kuat diperkirakan akan terus berlanjut, didukung oleh peningkatan tariff sewa dan utilisasi armada yang diantisipasi pada semester II/2024.

Sugiman Layanto, Direktur Utama Wintermar, menyatakan optimistis terhadap kinerja perseroan yang mengantisipasi peningkatan permintaan kuat secara berlanjut untuk kapal pendukung lepas pantai yang didorong oleh peningkatan investasi di proyek minyak dan gas deepwater. “Hal ini sejalan dengan strategi perusahaan dalam beberapa tahun terakhir untuk memfokuskan armadanya pada kapal higher value (bernilai tinggi) termasuk kapal dengan dynamic positioning. Prospek positif ini datang pada saat pasokan untuk OSV tetap terbatas karena penurunan industri selama beberapa tahun terakhir, yang menjadi pertanda baik untuk tarif sewa tinggi yang berkelanjutan,” ujar Sugiman pada risalah paparan publik Wintermar yang dikutip pada Minggu (23/6/2024).

Untuk kedepannya, Wintermar akan terus fokus pada akuisisi selektif kapal higher value untuk meningkatkan profitabilitas armada secara keseluruhan. Perseroan aktif mencari peluang ekspansi armada dan mengembangkan aplikasi digital in house untuk meningkatkan kapasitas operasional melalui teknologi. “Strategi Wintermar termasuk menargetkan kapal high tier dan khusus untuk memenuhi permintaan yang meningkat dari proyek deepwater dan ultra-deepwater. Selain itu, perseroan bertujuan untuk memperkuat kehadirannya di pasar internasional untuk memanfaatkan tarif sewa yang lebih tinggi dan peluang yang berkembang,” tutur Sugiman. Harga saham WINS sejak awal tahun ini hingga 21 Juni 2024 (year to date) menjadi Rp480 atau melonjak sebesar 17,64%.(*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved