Technology

Strategi Biznet Memangkas Kesenjangan Digital di Indonesia

Biznet Submarine Cable Network. (dok. Biznet)

PT Supra Primatama Nusantara atau Biznet rajin berekspansi menyediakan konektivitas internet dari tingkat kota hingga area kabupaten di seluruh Indonesia. Perusahaan infrastruktur digital ini memiliki dan mengoperasikan jaringan fiber optik dan data center dengan total panjang kabel fiber optik 100 ribu kilometer, panjang kabel fiber optik bawah laut 1.700 kilometer, 2,4 juta homepass untuk jaringan Biznet yang tersebar mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi dan Flores. Jaringan Biznet mencakup 22 provinsi dan 180 kota, serta telah melayani 600 ribu pelanggan.

Adrianto Sulistyo, Senior Manager Marketing Biznet, menjabarkan saat ini di Pulau Jawa hampir semua kota sudah tercakup oleh Biznet, hanya tinggal di Wonogiri, Jombang dan Pandaan yang sedang proses pembangunan. “Untuk mengurangi kesenjangan digital di pulau lain di Indonesia, Biznet saat ini sedang terus membangun jaringan fiber di Pulau Sumatera dengan kapasitas dan kualitas bandwidth yang sama seperti di Pulau Jawa,” jelas Adiranto di Bali, beberapa waktu lalu. Biznet, perusahaan yang beroperasi sejak 23 tahun lalu, meluncurkan Biznet Nusantara Cable System-1 (BNCS-1) pada 1 Juni 2024. BCNS-1 ini berupa jaringan kabel fiber optik bawah laut, yang menghubungkan jaringan antar Pulau Jawa, Sumatra dan Bangka sepanjang kurang lebih 100 KM.

BNCS-1 ini diharapkan dapat menghadirkan konektivitas antar pulau dengan kapasitas jaringan Internet berkecepatan tinggi yang sama di setiap pulau. Adrianto menambahkan upaya yang dilakukan Biznet sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mengurangi kesenjangan digital Indonesia dengan negara berkembang lainnya., ““Kami bukan hanya sekadar menghubungkan jaringan internet, tapi di setiap kotanya mulai dari kota besar, kota kecil hingga kota tier-3 sekalipun kami memberikan koneksi bandwidth yang sama,” ucapnya.

Merujuk data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet Indonesia hingga Februari 2024 mencapai 221.563.479 jiwa dari total populasi 278.696.200 jiwa penduduk Indonesia. Dari hasil survei penetrasi internet Indonesia 2024 yang dirilis APJII, maka tingkat penetrasi internet Indonesia menyentuh angka 79,5%. Dibandingkan dengan periode sebelumnya, maka ada peningkatan 1,4%. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved