Trends

Kerek Literasi Keuangan, OJK Bidik 10 Ribu Pelajar Berpartisipasi di Indonesia Sharia Financial Olympiad

Tangkapan layar : Sri Niken Handayani/SWA.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendongkrak literasi keuangan syariah para pelajar SMA dan mahasiswa seiring digelarnya Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2024 yang bertemakan Sharia Smart Generation for Brighter Future. OJK menargetkan jumlah peserta ISFO tahun mencapai 10 ribu orang. Kegiatan berlangsung pada Juni dan babak final (grand final) di Agustus 2024. “Acaranya (ISFO) dimulai pada hari ini, rencananya akan diikuti minimal 6.000 pelajar, kalau bisa lebih dari itu, 10.000 ribu,” ujar Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, Aman Santosa di Jakarta, Senin (24/6/2024).

ISFO 2024 terdiri dari dua rangkaian kegiatan perlombaan, salah satunya adalah cerdas cermat. ISFO 2024 terdapat dua rangkaian kegiatan perlombaan, yaitu cerdas cermat dan wirausaha muda syariah. Lomba Cerdas cermat ini untuk mengasah kemampuan dan pengetahuan peserta terkait keuangan syariah, waspada investasi, dan perencanaan keuangan. Nantinya, para peserta diseleksi dan 10 peserta terbaik itu mengikuti lomba di tingkat regional oleh 35 kantor OJK di daerah.

Setelah itu, dua pemenang dari masing-masing daerah bakal berkompetisi kembali di level nasional. Kemudian, tiga tim terbaik dari babak ini diadu keahliannya padaacara puncak ISFO.

Untuk lomba wirasusaha muda, OJK akan menyeleksi proposal peserta. Lalu, OJK memilih 10 peserta terbaik untuk melakukan presentasi. Selanjutkan, tiga tim terbaik melakukan pitching ide bisnis. “Para pemenang lomba wirausaha muda ini akan diberikan dukungan permodalan untuk mengembangkan bisnisnya sesuai dengan visi misi yang dimiliki,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Friderica Widyasari Dewi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK mengungkapkan total aset keuangan syariah nasional di 2023 mencapai Rp2.500 triliun. Kegiatan ini diharapkan menyiapkan generasi muda sebagai penerus di bidang jasa keuangan, pasalnya ke depan sangat dibutuhkan generasi muda yang melek terhadap layanan keuangan. “Harapannya kegiatan ini dapat meningkatkan awareness pelajar untuk menggunakan produk-produk layanan keuangan syariah,” ujarnya.

Fadilah, mahasiswa Universitas Brawijaya, mengatakan ISFO tahun ini merupakan kesempatan emas untuk mendapatkan wawasan baru terkait keuangan syariah. “Tentunya sebagai mahasiswa manajemen ingin mengikuti kegiatan ISFO 2024 ini untuk menambah wawasan baru dan mendapatkan relasi teman-teman dari universitas lain,” ungkapnya. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved