CSR Corner

Terapkan Pembangunan Berkelanjutan, Jamkrindo Pacu Kualitas Pelajar di Indramayu

PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PAUD Inspirasi Indonesia dan Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) bekerja sama melakukan edukasi bertemakan Usia Sekolah Jangan Dulu Nikah di SMPN 2 dan SDN 2 Karangsong Indramayu Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis pekan lalu itu berkontribusi mendorong kualitas kehidupan pelajar.

Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Aribowo, mengatakan kehidupan anak yang berkualitas menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan di sebuah negara. Demi mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, salah satu yang bisa dilakukan ialah upaya pencegahan pernikahan anak guna memastikan aksesibilitas anak terhadap pendidikan.

Aribowo menyampaikan pernikahan anak sejatinya merupakan persoalan multidimensi. Kemiskinan, norma sosial, motif ekonomi, kondisi geografi, kurangnya akses terhadap pendidikan, ketidaksetaraan gender, dan ketiadaan akses terhadap layanan dan informasi kesehatan reproduksi dapat menjadi latar belakang terjadinya pernikahan usia anak.

Oleh karena itu, diperlukan kerja sama berbagai pihak untuk mengkampanyekan dan mengedukasi kesadaran akan bahaya pernikahan dini. Perusahaan berharap dengan adanya edukasi tersebut dapat membantu menurunkan jumlah pernikahan usia anak.

”Edukasi tentang penundaan pernikahan anak membawa banyak manfaat yang signifikan, mulai dari peningkatan kesehatan dan kesejahteraan individu, pemberdayaan perempuan, hingga pengurangan kemiskinan dan peningkatan stabilitas sosial. Dengan mendukung dan mendorong penundaan pernikahan hingga usia dewasa, diharapkan anak-anak memiliki kesempatan untuk mencapai potensi penuh mereka dan berkontribusi positif terhadap pembangunan sosial dan ekonomi,” ujar Aribowo pada pernyataan tertulisnya di Jakarta, Senin (24/6/2024).

Selain melakukan edukasi tersebut, Jamkrindo juga melakukan seminar edukasi parenting untuk para orang tua wali siswa/i bertajuk Best Parenting Program: Edukasi membangun Kesehatan Mental dalam Keluarga. Program tersebut dilakukan dengan maksud memberikan pemahaman pola asuh bagi anak-anak.

Tidak hanya itu, untuk mencegah kasus perundungan dan kekerasan seksual kepada pelajar, Jamkrindo juga memberikan edukasi anti perundungan dan kekerasan seksual kepada para pelajar. ”Kegiatan edukasi tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Jamkrindo terhadap sektor pendidikan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) khususnya pada pilar pendidikan bermutu, kesetaraan gender dan mengurangi ketimpangan,” ujarnya. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved