Capital Market & Investment

Dibekap Kerugian, Emiten Beras Ini Tetap Bagikan Dividen

(tengah) Budiman Susilo, Direktur PT Buyung Poetra Sembada Tbk pada paparan publik virtual di Jakarta di Selasa, 25 Juni 2024. (Tangkapan layar : Vicky Rachman/SWA).

PT Buyung Poetra Sembada, Tbk (HOKI) pada 2023 mencatatkan kerugian senilai Rp3,37 miliar. Pangkal penyebabnya adalah kenaikan bahan baku yang mendongkrak beban pokok penjualan hingga mencapai Rp1,18 triliun, naik 42% dari Rp831,41 miliar tahun sebelumnya.Meski merugi, produsen beras ini memberikan dividen Rp9,66 miliar. Perseroan menetapkan hal ini pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta pada hari ini.

Dengan demikian, setiap pemegang satu lembar saham akan menerima dividen sebesar Rp1. Cum date dividen pada 5 Juli 2024 dengan pembayaran dividen akan dilaksanakan tanggal 26 Juli 2024. “Kami optimis meraih laba bersih di 2024 karena kinerja kami di awal tahun tumbuh. Sejak IPO atau penawaran perdana saham kepada publik, HOKI telah secara konsisten membagikan dividen. Ini merupakan wujud apresiasi dan komitmen kuat kami kepada para investor,” ujar Budiman Susilo, Direktur HOKI, pada paparan publik virtual di Jakarta, Selasa (25/6/2024).

Perseroan optimistis mampu memulihkan kerugian di tahun ini."Kami optimis bias meraih laba di tahun ini,” ucap Budiman. Dia menjabarkan beragam faktor pendorongnya, antara lain tren pertumbuhan penjualan produk perseroan DailyMeal Rice di lini fast moving consumer goods (FMCG), dan harga eceran tertinggi (HET) beras yang disesuaikan. Tahun ini, HOKI berencana meluncurkan 2 produk FMCG terbaru. Rencananya, produk ini diluncurkan pada Agustus 2024.

Penjualan produk DailyMeal terus mengalami pertumbuhan, sehingga sangat prospektif untuk menjadi motor penggerak utama pertumbuhan pendapatan HOKI di tahun ini dan periode selanjutnya. Tahun ini, manajemen HOKI menargetkan penjualan tumbuh 10% menjadi Rp1,41 triliun dibanding realisasi penjualan tahun 2023 sebesar Rp1,28 triliun.

Budiman menjabarkan sejumlah strategi untuk meraih target penjualan tahun ini adalah meningkatkan penetrasi pasar di modern trade dan toko online, memperluas jaringan distribusi ke kota-kota besar di Pulau Jawa, dan terus berinovasi mengembangkan produk baru. Ke depannya perseroan akan terus melakukan inovasi dan pengembangan terhadap produk DailyMeal dengan menambahkan varian lainnya selain yang sudah ada saat ini, yakni beras jagung, beras singkong, dan beras merah.

HOKI pada kuartal pertama 2024 ini mencatatkan penjualan sebesar Rp500 miliar, naik 15,6% dari Rp432,6 miliar di periode yang sama tahun lalu. Penjualan ini didorong peningkatan harga jual beras dan stabilnya harga bahan baku, penjualan DailyMeal yang terus meningkat, hingga bisnis investasi dan bisnis renewable energy dari sekam padi yang berkontribusi positif. HOKI di kuartal pertama tahun ini mengantongi laba bersih senilai Rp15,2 miliar dibandingkan sebesar Rp479,4 juta di periode yang sama tahun lalu.

Emiten beras ini mengembangkan bisnis FMCG melalui anak usahanya, PT Hoki Distribusi Niaga (HDN) yang didirikan pada 2020. Anak usaha ini mendistribusikan produk HOKI, dengan fokus pada produk FMCG dengan merek Daily Meal sejak dua tahun lalu. Pada tahun 2024 ini, HDN berencana untuk menambah jaringan distribusi di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. HOKI juga merambah bisnis Equity Investment dengan mendirikan entitas anak bernama PT Hoki Investasi Sejati (HIS) pada September 2023. Pada tahun 2023, HIS membukukan pendapatan dividen sebesar Rp2,23 miliar dengan total aset senilai Rp271,47 miliar.

HOKI akan semakin mengoptimalkan distribusi produk DailyMeal ke berbagai pasar eceran dan farmasi. Pada tahun 2023, perseroan telah memperbanyak jaringan distribusi di berbagai wilayah di Pulau Jawa. Tidak hanya melalui retail market, penambahan jaringan distribusi DailyMeal juga dilakukan melalui jaringan retail farmasi seperti Kimia Farma dan Century, bahkan juga tersedia di stasiun pengisian bahan-bakar umum Shell. “Dalam waktu dekat kami akan mengumumkan kerjasama dengan minimarket untuk mendistribusikan produk FMCG kami ke seluruh Indonesia,” sebut Budiman.

HOKI menjalankan bisnis energi terbarukan lewat anak usahanya PT Buyung Putra Energi (BPE) yang menggarap pembangkit listrik berbahan bakar sekam padi pertama di Indonesia. Harga saham HOKI pada perdagangan Selasa ini naik tipis 0,68% atau menjadi Rp148. Harga saham HOKI pada perdagangan Selasa ini naik tipis 0,68% atau menjadi Rp148. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved