Capital Market & Investment

Restrukturisasi Kredit akan Diperpanjang, BCIC: Kami Sudah Antisipasi

Presiden Jokowi meminta relaksasi restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 diperpanjang. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai menghadiri Sidang Kabinet dengan Presiden di Jakarta, Senin (24/6/2024). Semula, kebijakan ini seharusnya berakhir pada Maret 2024 sejak berlaku pertama kali pada Maret 2020 akibat pandemi Covid-19.

Airlangga beralasan, perpanjangan relaksasi perlu agar tidak membebani pencadangan kerugian perbankan akibat Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang gagal bayar. Dengan adanya relaksasi restrukturisasi kredit, kredit yang gagal bayar dapat dikategorikan lancar.

Merespons rencana ini, PT J Trust Bank Indonesia Tbk (BCIC) mengungkapkan bahwa perseroan telah mengantisipasinya sejak satu tahun, sehingga restrukturisasi diharapkan tidak akan berdampak pada finansial perseroan. Saat ini jumlah kredit perseroan ke UMKM lebih kurang 19%.

“Masalah restrukturisasi, kita memang sudah antisipasi dari satu tahun sebelumnya. Jadi restrukturisasi ini tidak akan berdampak kepada secara finansial yang ada di Bank JTrust dan yang pasti untuk porsi UMKM kita saat ini sudah kurang lebih 19% jadi kita sudah hampir memenuhi kuota kita sebagai bank swasta di Indonesia yang akan kita capai di angka 20% di tahun ini,” kata Direktur Bisnis BCIC Widjaja Hendra dalam konferensi pers penandatanganan MoU dengan Badan Bank Tanah, Rabu (26/6/2024).

Diketahui kinerja BCIC pada Q1 2024 positif dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp44,02 miliar. Katalis dalam peningkatan kinerja dipicu oleh pertumbuhan kredit bruto sebesar Rp26,10 triliun dari sebelumnya Rp20,05 triliun atau tumbuh 30.15 persen YoY (Year-on-Year). Pada perolehan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh menjadi Rp33,53 triliun dari Rp25,46 triliun atau sebesar 31,69% YoY pada posisi kuartal I 2024 dibandingkan kuartal I 2023.

Segmen Corporate Banking, Commercial & SME serta Business Linkage menjadi penopang utama pertumbuhan kredit J Trust Bank. Ekspansi kredit J Trust Bank dilakukan secara selektif. Kredit perseroan tumbuh dengan rasio NPL Kuartal I 2024 berada di level 0,67 persen dengan permodalan bank yang kuat yaitu Rasio Kecukupan Modal sebesar 13,3% posisi Maret 2024. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved