Strategy

OCBC dan OttoDigital Perluas Akses Pembiayaan UMKM

(Kir-kanan) Piter Tiendey - Digital Acquisition & Channeling Head OCBC, Veronika Susanti - Digital Lending Division Head OCBC, Grace Sunarjo - Direktur PT Indoartha Perkasa Sukses, Muhammad Alif Nurcahyo - Head of Product Otto Digital, pada acara penandatanganan kerja sama strategis antara OttoDigital dan OCBC. (Foto : Istimewa).

PT Bank OCBC NISP (OCBC) dan OttoDigital melalui lini bisnis PT Indoartha Perkasa Sukses menyediakan akses pembiayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pinjaman Kredit Tanpa Agunan (KTA) sebagai solusi yang pasti, mudah, dan aman dalam mengatasi tantangan finansial mereka, sebagai wujud komitmen mendorong langkah menuju keuangan sehat di OttoDigital Head Office, Jakarta, pada pertengahan Juni.

Berdasarkan hasil OCBC Business Fitness Index 2023, sebagian besar UMKM masih perlu meningkatkan kemampuan untuk mengelola kondisi keuangan usaha mereka. Sebab, 53% pelaku usaha belum memiliki estimasi ataupun tidak paham cara membuat estimasi anggaran, pendapatan, dana untuk usaha berjalan hingga bagaimana mendapatkan dana darurat. Bahkan hanya 30% karyawan di Indonesia yang paham mengelola keuangan.

Dampaknya, kesadaran perencanaan yang rendah tersebut, rata-rata 50% hanya memiliki dana cadangan yang dapat mendukung kegiatan operasional selama 1-4 bulan dan hanya 1% masyarakat Indonesia yang punya tabungan untuk kebutuhan mendesak.

Grace Sunarjo, Direktur Indoartha Perkasa Sukses, menyambut baik kerja sama OttoDigital dengan OCBC yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas layanan solusi keuangan agar mudah dijangkau oleh target market. "Agar solusi keuangan dapat dinikmati oleh pengguna, kami membuka akses layanan keuangan di berbagai platform yang kami kelola. Sisi lain untuk mencapai layanan keuangan digital yang lebih inklusif kami pun menyediakan layanan SDK (Software Development Kit) yang aman dan mudah diintegrasikan ke platform milik mitra distribusi dengan harapan memperoleh multiplier effect yang meluas. Bersama OCBC, kami berharap ekosistem usaha dapat tumbuh dan berkembang sehingga menciptakan ekosistem keuangan yang sehat,” ungkap Grace di Jakarta, Rabu (26/6/2024).

Veronika Susanti, Digital Lending Division Head OCBC mengungkapkan OCBC berkomitmen untuk terus mendukung pelaku usaha "Program referral customer dari OttoDigital kepada OCBC untuk memperoleh pembiayaan dirancang untuk mendukung ekosistem usaha OttoDigital, mayoritas merupakan pelaku usaha UMKM individual maupun berbadan usaha, karyawan dan berbagai komunitas lainnya. Program ini diharapkan dapat memberikan solusi guna meningkatkan pelayanan, produktivitas dan pendapatan usaha, yang tujuan akhirnya untuk mencapai kesejahteraan finansial bagi para pelakunya,” tuturnya.

KTA CashBiz menyasar segmen pelaku usaha dan KTA CashLoan untuk perorangan. Produk keuangan ini menyodorkan proses yang mudah dan sederahan. Proses peninjauan setiap pengajuan KTA dilakukan secara cermat dan tanggap dalam waktu 3 hingga 5 hari kerja sejak menerima informasi yang diperlukan dari calon nasabah. Program ini menawarkan jumlah pengajuan KTA hingga Rp200 juta dengan tenor pinjaman yang bervariasi mulai dari 6 bulan hingga 36 bulan dan bunga mulai 0,98% per bulan. Pengajuan kedua layanan tersebut dapat diakses melalui berbagai platform yang OttoDigital kelola dan partner distribusi yang telah bekerja sama. Kedua pihak berharap kerja sama ini berkontribusi untuk mendorong pertumbuhan industri keuangan digital di Indonesia. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved