CSR Corner

Tingkatkan Jiwa Kewirausahaan, Liberty Society Berdayakan Perempuan

Foto : DBS Indonesia.

Liberty Society, social enterprise yang berdiri sejak 2019, mengubah beragam sampah, seperti plastik, tekstil, dan kardus menjadi merchandise dan gift sets dalam skema penjualan business to business (B2B) dan memberdayakan perempuan pra sejahtera. Liberty Society memberikan beragam pelatihan, seperti menjahit dan berbisnis, menyediakan platform untuk membuat produk kerajinan tangan, serta menciptakan lingkungan yang aman kepada perempuan dalam berkarya.

Tamara Gondo, Co-founder & CEO Liberty Society, mengisahkan Liberty Society memberdayakan perempuan pra sejahtera agar memiliki harapan lagi. “Visi dan misi kami adalah mendorong gerakan conscious living, menginspirasi masyarakat untuk berbuat kebaikan dengan menjadikan setiap produk bermakna dan berdampak, serta menghubungkan 1 juta konsumen yang peduli lingkungan dengan 1.000 perempuan pra sejahtera untuk memberikan mereka kebebasan finansial,” ujar Tamara pada Kamis (27/6/2024).

Pemerintah memiliki kebijakan Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, Liberty Society pun turut berperan aktif untuk memberdayakan para perempuan inspiratif yang selama ini terkekang kemiskinan dan keputusasaan melalui berbagai program.

Dalam operasionalnya, Liberty Society akan menerima sampel sampah dari berbagai korporasi untuk diteliti sampah tersebut dapat diolah menjadi produk bernilai tambah. Setelah itu, sampah dikumpulkan dan diolah menjadi lembaran. Kemudian, lembaran-lembaran tersebut dikirim ke sentra pengerjaan untuk dijahit dan diolah menjadi barang jadi. Selama sekitar lima tahun berjalan, Liberty Society telah bekerja sama dengan lebih dari 100 perusahaan di Indonesia.

Baru-baru ini, DBS Foundation melalui program DBS Foundation Business for Impact Grant Award Programme 2023 memberikan dana hibah senilai 710 ribu dolar Singapura atau setara dengan Rp8,2 miliar kepada 4 social enterprise asal Indonesia, salah satunya Liberty Society. “Kami sangat senang karena dana hibah dari DBS Foundation akan membantu kami memperluas kontribusi positif kami bagi masyarakat. Dana ini akan kami gunakan untuk melatih 200 perempuan prasejahtera, mendaur ulang 100 ton sampah, mendirikan fasilitas daur ulang baru guna meningkatkan skala produksi, hingga memperdalam penetrasi pasar,” jelas Tamara.

DBS Foundation Business for Impact Grant Award Programme 2023 merupakan program tahunan DBS Foundation untuk menunjang social enterprises dengan pendanaan dan bimbingan untuk membantu mereka berkembang. "Sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan positif (purpose-driven bank). “Terpilihnya Liberty Society sebagai penerima hibah ini, kami berharap bisa memperluas dampak positif melalui solusi yang inovatif untuk masalah sosial dan lingkungan di Indonesia, sejalan dengan pilar keberlanjutan kami yang ketiga, yakni Impact Beyond Banking,” kata Head of Group Strategic Marketing and Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika.

Social enterprise yang mendapatkan dana hibah dari DBS Foundation Business for Impact Grant Award Programme 2023 terpilih karena solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan lingkungan dan sosial, seperti polusi udara, limbah plastik, dan pemberdayaan perempuan. Hibah ini diharapkan dapat membantu social enterprise terpilih untuk meningkatkan dampak positif mereka dan menginspirasi masyarakat untuk berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan. Liberty Society yang mengupayakan kesetaraan gender, praktik bisnis yang hijau, hingga memberikan kontribusi bernilai bagi komunitas lokal. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved