Trends

Vijay Mudaliar Kreasikan Restoran Yang Berkelanjutan di Singapura

Vijay Mudaliar. (Foto : Dok)

Vijay Mudaliar di tahun 2016 membuka Native sebagai bar dan restoran koktail yang inovatif dan berkelanjutan di Amoy Street, Singapura. Vijay mengolah dan meracik bahan pangan dan hasil bumi lokal. Native, menjadi bar koktail pertama di segmen ini di Singapura. Bar ini beroperasi sebagai bisnis multifaset, dengan tambahan restoran dan laboratorium fermentasi dan ekstraksi rasa untuk memaksimalkan setiap bahan dan menampilkannya dengan cara yang baru dan kreatif serta menyediakan destinasi kuliner untuk penduduk lokal Singapura dan pengunjung internasional.

Native berada di rumah toko tiga lantai, dengan restoran di lantai pertama, bar koktail di lantai kedua, dan laboratorium fermentasi di lantai ketiga. Saat memasuki restoran di lantai pertama,tamu disambut dengan nuansa hangat dan detail kayu di seluruh ruangan, yang dilengkapi dengan kursi biru pirus. Tema ini berlanjut ke bar koktail, di mana bar kayu panjang yang besar dilapisi dengan bangku bar kulit cokelat.

Vijay membuka Native dengan tujuan untuk menyoroti produsen lokal, menggunakan fermentasi cerdas dan ekstraksi rasa untuk memaksimalkan setiap bahan dan menampilkannya dengan cara yang baru dan kreatif. Bahan utama seperti kayu manis, daun sirih, daun kunyit, daun kari, belimbing segar, dan bunganya, dapat ditemukan di dekat bar dan sering muncul di menu makanan dan minuman Native.

Setiap koktail di menu itu menyiratkan narasi mengenai budaya yang inspiratif. Beberapa menu ini dibuat oleh para ahli di sekitar wilayah tersebut Sejak dibuka pada tahun 2016, Native telah memenangkan beberapa penghargaan, termasuk baru-baru ini dinobatkan sebagai No.42 di Asia’s 50 Best Bars 2023 dan No.83 di The World’s50 Best Bars 2023.

Tidak cukup dengan Native, Vijay pada 2021 membuka Analogue Initiative, bar dan restoran koktail progresif dan berkelanjutan di kompleks bangunan bersejarah Chijmes. Usaha terbaru dari Vijay ini mendorong batasan budaya bar modern dengan desainnya yang berkelanjutan dan ergonomis, menawarkan masakan berbasis tanaman, dan beragam koktail non-alkohol –menciptakan ruang yang inklusif dan ramah bagi semua tamu.

Berdasarkan konsep Native tentang pengumpulan bahan dan hasil bumi regional, Vijay terinspirasi untuk meninjau sistem makanan melalui perspektif yang sepenuhnya baru. Analogue menghindari makanan yang terlalu banyak dikonsumsi seperti daging sapi, babi,susu, keju, dan bahkan telur dengan menawarkan makanan berbasis tanaman yang kuat. Suguhan kuliner bercitara rasa unik yang disantap beriringan dengan minuman koktail beralkohol maupun non-alkohol.

Keberlanjutan tidak hanya berakhir di makanan dan minuman. Bar yang nyaman namun ramah ini telah dirancang untuk pengalaman bersantap yang ringan dengan filosofi sadar lingkungan. Di tengah ruangan terdapat bar cerulean yang mencolok, yang sepenuhnya dicetak 3D dari 1.600 kg botol plastik daur ulang dan membentang sepanjang 20 meter. Bar ini ergonomis dan inklusif dengan aliran yang mendukung aksesibilitas kursi roda. Setiap titik sentuh di bar telah dipertimbangkan dengan hati-hati untuk membuatnya menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi para tamu, sambil memastikan bar tetap setia pada kredensial keberlanjutannya. Sejak dibuka, Analogue telah mendapatkan pengakuan global, terdaftar sebagai No.37 di Asia’s50 Best Bars 2023 dan telah menjadi favorit bagi penduduk lokal Singapura serta pengunjung internasional. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved