Property

Perkuat Akses Hunian Layak, SMF dan Kemenko PMK Menjalin Kemitraan di Semarang

Ananta Wiyogo, Dirut SMF. (Foto Vicky Rachman/SWA).

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF) dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menandatangani perjanjian kerjasama yang bertujuan untuk memanfaatkan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) di bidang perumahan dan permukiman di Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu, 29 Juni 2024.

Acara ini dihadiri oleh Ananta Wiyogo, Direktur Utama SMF; Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; Nana Sudjana, Pj. Gubernur Jawa Tengah; Hevearita Gunaryanti Rahayu, Walikota Semarang; Hasto Wardoyo, Kepala Badan Kependudukan dan Kelurga Berencana Nasional (BKKBN), mencerminkan komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Kerjasama ini mencakup berbagai aspek yang krusial untuk percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Salah satu fokus utama adalah pertukaran data dan informasi terkait kesejahteraan masyarakat, termasuk rincian informasi keluarga yang terdampak.

Informasi ini sangat penting untuk memahami kondisi riil di lapangan dan merumuskan strategi yang lebih tepat sasaran. Selain itu, pemanfaatan data di bidang perumahan dan permukiman menjadi salah satu pilar kerjasama ini. Dengan kolaborasi ini, SMF sebagai perusahaan pembiayaan sekunder perumahan dapat mengolah data tersebut untuk program pembiayaan yang lebih efektif. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi backlog kepemilikan rumah, khususnya bagi masyarakat yang hidup dalam kemiskinan ekstrem.

Peningkatan akses terhadap hunian yang layak akan membawa dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Proses penandatanganan perjanjian ini dilakukan oleh Ananta Wiyogo, Direktur Utama SMF, dan Nunung Nuryartono, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Kehadiran mereka menegaskan komitmen dari kedua belah pihak untuk bersama-sama mengakselerasi upaya penghapusan kemiskinan ekstrem melalui langkah-langkah konkrit dan terukur. "Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mendukung pembangunan perumahan yang layak dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan akses terhadap data yang akurat, kami dapat menjalankan upaya kami dalam merancang program pembiayaan yang lebih tepat sasaran, membantu masyarakat yang paling membutuhkan untuk memiliki hunian yang layak,” ucap Ananta pada keterangannya di Semarang, Sabtu (29/6/2024).

SMF sejak 2019 menggulirkan program pengembangan Rumah Tidak Layak Huni menjadi Rumah Layak Huni yang merupakan program bantuan SMF yang didorong oleh pemegang saham SMF yaitu Kementerian Keuangan dengan bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kemenko PMK.

SMF berkontribusi pada perbaikan 488 rumah di 21 kabupaten kota dengan total penyaluran mencapai Rp.33,7 miliar Program ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi banyak keluarga yang hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem. Keluarga-keluarga yang selama ini sulit untuk mendapatkan akses terhadap perumahan yang layak akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan hunian yang lebih baik, masyarakat dapat tinggal di lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.

Sebagai langkah konkrit dari SMF dalam memerangi kemiskinan ekstrem di wilayah Semarang Jawa Tengah SMF bersama dengan Pemerintah Kota Semarang yang diwakili oleh Hevearita Gunaryanti Rahayu, Walikota Semarang, juga melaksanakan tanda tangan komitmen dalam perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di wilayah Semarang, Jawa Tengah yang juga disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.

Upaya kolaborasi ini tidak akan berhenti di sini. SMF berkomitmen untuk terus melakukan kolaborasi dengan berbagai stakeholder guna meningkatkan keterhunian yang layak bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan salah satu langkah SMF dari serangkaian upaya yang akan terus dilakukan untuk mencapai tujuan bersama, yaitu memastikan setiap warga negara Indonesia dapat tinggal di hunian yang aman dan nyaman.

Pada sinergi ini, upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem diharapkan dapat segera terwujud. Masyarakat Indonesia tidak hanya akan memiliki tempat tinggal yang layak, tetapi juga dapat menikmati kualitas hidup yang lebih baik. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved