Capital Market & Investment

Rencana Perpanjangan Restrukturisasi Kredit Berefek Positif Terhadap Saham Ini

Rencana perpanjangan restrukturisasi kredit dinilai positif, 3 saham ini bisa jadi pilihan. (Ilustrasi foto : M. Ubaidillah/SWA).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil tembus di atas level 7.000 poin. IHSG pada sepanjang sepekan lalu menguat 2,67% ke level 7.063,58. Penguatan IHSG tertopang 2 top gainers yakni indeks sektor Energiyang menguat 2.70% karena kenaikan saham DSSA dan BYAN dan indeks Basic yang naik 2,66% karena kenaikan saham TPIA dan SMGR.

Selanjutnya, ada sentimen cukup menarik yang masih akan memengaruhi pasar saham dalam beberapa minggu ke depan, yakni sentimen potensi perpanjangan restrukturisasi kredit Covid-19. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan kebijakan restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 yang seharusnya selesai pada Maret 2024 itu diperpanjang hingga 2025. "Jika jadi diterapkan perpanjangannya, ini bisa menjadi katalis positif untuk sektor perbankan," ucap Community Lead PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Angga Septianus pada risetnya di Jakarta, Senin (1/7/2024).

Sentimen terakhir yakni window dressing pada kuartal II/2024. IHSG bergerak naik hampir 2% pada perdagangan hari Jumat seiring momentum kuartal kedua dan semester 1 tahun 2024. Inflow investor asing mencapai Rp2,1 triliun pada Jumat lalu. Konsistensi masuknya asing harus dilihat di pekan ini untuk meyakinkan pelaku pasar, apakah investor asing sudah mulai masuk kembali seiring meredanya inflasi AS dan potensi pemotongan suku bunga.

Perihal perdagangan pada 1-5 Juli 2024, Angga mengimbau para investor untuk memerhatikan dua sentimen lainnya, yakni laju inflasi, pergerakan mata uang rupiah, dan global.

Inflasi Indonesia pada Juni diprediksi turun ke 2,7% seiring tekanan harga pangan yang sudah mulai menurun. Pergerakan IHSG bakal dipengarungi pergerakan dari rupiah terhadap dollar AS yang diperkirakan akan mulai stabil seiring prospek pemotongan suku bunga lantaran data inflasi AS yang kembali melandai.

Berkaca pada sejumlah data ekonomi dan sentimen minggu ini, termasuk potensi perpanjangan restrukturisasi kredit Covid-19, IPOT merekomendasikan 3 saham ini untuk trading pada minggu ini hingga Jumat, 5 Juli 2024.

1. Buy BMRI (support Rp5.925, resist Rp6.550)

Potensi diperpanjangnya restrukturisasi kredit Covid sampai 2025 menjadi angin positif untuk sektor perbankan karena akan memengaruhi kinerja sektor perbankan.

2. Buy SMGR ( support Rp3.560, resist Rp4.100)

Indeks IDX Basic menjadi salah satu sektor penopang indeks di minggu kemarin berpotensi berlanjut dengan SMGR sebagai salah satu anggota IDX Basic.

3. Buy on Breakout BUKA (support Rp137, resist Rp152)

Terdapat akumulasi salah satu broker dan berpotensi breakout resistance 142 dalam jangka pendek. Prospek inflasi Indonesia yang kembali menurun juga membuka peluang penurunan suku bunga dalam jangka menengah dan menguntungkan emiten seperti BUKA. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved