Trends

Langkah Kemenparekraf Dorong Pariwisata Berkelanjutan

Foto : Kemenparekraf.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, berpendapatan kebijakan Visa on Arrival (VoA) di Kepulauan Riau untuk wisatawan mancanegara telah memasuki tahap finalisasi.

Nantinya, skema VoA ini diberlakukan dengan dua jenis durasi, yaitu 30 hari dan tujuh hari. Untuk durasi 30 hari, wisatawan akan dikenakan tarif Rp500 ribu dan short term visa yang berlaku selama tujuh hari dikenakan tarif Rp100 ribu. "Setelah perjuangan yang cukup lama, sekitar dua pekan yang lalu saya telah menandatangani formulasi akhir yang akan disahkan melalui Peraturan Presiden terkait dengan kebebasan untuk regulasi bagi ekspatriat yang tinggal di Singapura dan kunjungan wisatawan," kata Sandiaga di Southlink Country Club, Batam pada akhir pekan lalu.

Selain itu, Sandianga menyampaikan bahwa Indonesia masuk peringkat ke-22 dari 119 negara dalam Indeks Kinerja Pariwisata atau Travel Tourism Development Index (TTDI). Kenaikan peringkat Indonesia ini berdampak luas terhadap Indonesia, terutama pada sektor investasi dan penciptaan lapangan kerja di sektor pariwisata.

Belum lama ini, Kemenparekraf menyepakati beberapa poin besar pada The 36th Joint Meeting of the UN Tourism Commission for East Asia and the Pacific & the UN Tourism Commission for South Asia (36th CAP-CSA) di Cebu, Filipina. Kesepakatan tersebut terkait Pendidikan kepariwisataan dan invetasi kepariwisataan untuk mendorong terciptanya pariwisata berkelanjutan dan berkualitas.

Sandiaga mengamati pariwisata Filipina menggabungkan gastronomi dan menunjukkan daya tarik wisata itu adalah salah satunya gastronomi yang bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja berkualitas bagi pelaku industri pariwisata dan kreatif. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved