Technology

AFTECH dan KoinWorks Dukung UMKM Adopsi Praktik Bisnis Berkelanjutan

UMKM tidak hanya masuk ke pasar sebagai pengecer, tetapi menjadi bagian integral dari ekosistem produksi domestik (Foto: Koinworks)

KoinWorks mengumumkan peluncuran Impact Report 2023 yang berjudul "Leveling Up the MSME Ecosystem" bersama Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH). Edisi kedua dari laporan tahunan ini juga menandai dimulainya inisiatif Play It Forward KoinWorks untuk terus menghasilkan dampak positif bagi masyarakat, dengan menghadirkan beberapa pembicara dari sektor fintech, modal ventura, dan ekonomi berkelanjutan.

Benedicto Haryono, CEO dan Co-founder KoinWorks menyatakan dalam sambutan pembukaannya, KoinWorks adalah perusahaan fintech dengan sebuah misi yang jelas, yang berkomitmen untuk memastikan kontribusi kami terhadap inklusi keuangan, pengurangan karbon, dan dampak positif pada pendana, peminjam, serta semua pemangku kepentingan.

Seperti yang dijelaskan dalam Impact Report KoinWorks, pada sektor-sektor seperti FMCG; pertanian; dan kesehatan, kecepatan, efisiensi, dan kelincahan sangat penting dalam bisnis. Lebih dari 60% UMKM menghadapi tantangan dalam mengelola rantai pasokan mereka secara efisien, terutama dengan keterbatasan arus kas. “Visi kami adalah agar UMKM tidak hanya masuk ke pasar sebagai pengecer tetapi menjadi bagian integral dari ekosistem produksi domestik,” kata Angelique Timmer, Chief of Impact & ESG KoinWorks.

Dalam presentasinya, Angelique juga menekankan, fokus Koinworks pada dukungan di tingkat ekosistem. Pihaknya bermitra dengan pemain kunci UMKM, penggerak UMKM, dan lembaga keuangan tradisional untuk meningkatkan seluruh rantai pasokan. KoinWorks juga terlibat dalam program inkubasi UMKM yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Kolaborasi ini penting dalam menciptakan pertumbuhan berkelanjutan untuk meningkatkan seluruh ekosistem UMKM.

Pada acara Play It Forward, diskusi panel dibagi menjadi dua sesi: sesi pertama membahas perkembangan praktik Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environment, Social, and Governance atau ESG) serta pentingnya menciptakan dampak positif di sektor fintech; sesi kedua membahas perkembangan ekosistem UMKM di Indonesia dan tanggung jawab entitas pendukung di sekitarnya.

Dengan judul "Impact & ESG in Fintech", diskusi panel pertama melibatkan Angelique Timmer dari KoinWorks; Hanadia Pasca, Policy Associate dari AFTECH; dan Rifki Darmawan, Senior Project Manager dari Koalisi Ekonomi Membumi (KEM). Angelique memulai dengan menekankan perlunya meningkatkan diskusi mengenai pentingnya tanggung jawab dan penerapan prinsip-prinsip ESG dalam bisnis ke tingkat yang lebih mendalam.

Angelique mengingatkan audiens bahwa memperkenalkan praktik ESG ke dalam sektor fintech penting untuk mendorong akuntabilitas yang kuat dalam operasional bisnis mereka. Sebagai contoh, Angelique menyoroti bagaimana KoinWorks tidak hanya memberikan dukungan dalam bentuk pembiayaan kepada UMKM, namun untuk memastikan akuntabilitas dan penggunaan dana yang efektif, KoinWorks juga menyediakan berbagai edukasi, di antaranya adalah koleksi video KoinLearn dan komunitas KoinPreneur. Inisiatif ini membekali UMKM dengan wawasan dan pengetahuan berharga untuk membantu mereka mengembangkan bisnis.

Mendukung pernyataan Angelique, Hanadia dari AFTECH menyebutkan adanya data yang menunjukkan kenaikan tren prinsip-prinsip keberlanjutan dalam praktik bisnis, yang juga dikonfirmasi oleh dua pembicara lainnya. Selain itu, Hanadia membagikan rencana Asosiasi untuk meluncurkan penelitian mereka tentang tren ESG di sektor fintech Indonesia, yang semakin membuktikan bahwa 'impact dan ESG' adalah prioritas utama dalam agenda AFTECH. AFTECH dan KoinWorks sepakat pemberdayaan UMKM, sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia, perlu dilakukan tidak hanya dengan pembiayaan tetapi juga dengan dukungan dan dorongan agar mereka dapat mengadopsi praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.

Yasmine Meylia, Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengungkapkan poin yang konsisten. Seiring berkembangnya industri, penting untuk tidak hanya memfasilitasi pinjaman tetapi juga secara aktif mendukung ekosistem keuangan. Memastikan bahwa pertumbuhan UMKM disertai dengan akuntabilitas dan dedikasi terhadap dampak sosial positif menegaskan pentingnya Impact Report ini sebagai instrumen untuk mendorong perubahan dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan.

Melanjutkan diskusi tentang tren ESG, Rifki dari KEM menekankan bahwa kerangka kerja ESG sekarang ini tidak terhindarkan dan perlu dilengkapi dengan pedoman investasi berkelanjutan, dan daftar UMKM berkelanjutan. Ketiga pembicara menyimpulkan bahwa kolaborasi multistakeholders telah menjadi bagian penting dari mewujudkan kerangka kerja ESG yang tepat.

Diskusi panel kedua, yang berjudul sama dengan Impact Report, “Leveling Up the MSME Ecosystem" membahas tantangan yang masih dihadapi oleh UMKM dalam menjalankan bisnis mereka, yang seringkali memperlambat pertumbuhan bisnis yang diinginkan. Diskusi ini menghadirkan Benedicto Haryono; Tubagus Syailendra, CEO Chickin Indonesia; dan Haruka Ikegami, Direktur Utama Saison Modern Finance.

Mengenai kolaborasi antara KoinWorks dan Chickin Indonesia, Tubagus menekankan bagaimana ekosistem UMKM di sektor peternakan unggas dapat ditingkatkan melalui pendanaan inklusif dan bantuan bisnis dari hulu ke hilir, tanpa berhenti di tahap tertentu. Hal ini ditegaskan oleh Benedicto, yang berbagi bahwa agility dalam operasional sangat penting, sebuah sifat yang ditunjukkan oleh KoinWorks selama pandemi, menjadikannya mitra penting bagi Chickin Indonesia.

Ikegami dari Saison Modern Finance juga menekankan bahwa kepercayaan dan dukungan seluruh sistem terhadap impian UMKM diperlukan tidak hanya untuk memperkuat ekonomi lokal tetapi juga untuk menciptakan dampak sosial yang signifikan. Kemitraan dengan perusahaan digital fintech di Indonesia, seperti KoinWorks, memungkinkan Saison Modern Finance untuk mendorong pertumbuhan masyarakat dan berkontribusi pada pembangunan negara, sejalan dengan DNA Saison Modern Finance sebagai institusi keuangan yang memprioritaskan inklusi keuangan.

Upaya kolaboratif KoinWorks dengan berbagai pemangku kepentingan di industri dan ekosistem fintech untuk mempromosikan implementasi ESG bagi UMKM dan pembiayaan berkelanjutan berakar pada kerangka kerja ESG yang disepakati secara global. Salah satu perjanjian internasional terbaru yang diumumkan adalah pada ESG Fintech Summit 2024 di London yang diselenggarakan pertengahan Juni 2024 yang mana Program Sirius diluncurkan. Inisiatif ini, yang dipimpin oleh 13 perusahaan fintech di kawasan Asia-Pasifik, berfokus pada peningkatan keberlanjutan dan inklusi bagi UMKM, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved