Capital Market & Investment

Mau Ekspansi ke IKN, Semen Indonesia Caplok Sebagian Saham Karya Logistik Nusantara

Penandatanganan shareholders agreement PT KLN. (Dok. SIG)

PT PP Persero Tbk (PTPP) melepas sebagian sahamnya di PT Karya Logistik Nusantara kepada BUMN lain, Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG. SMGR mengeluarkan modal Rp22,5 miliar atau 22.500 lembar saham atau setara Rp1 juta per lembar. Adanya pelepasan sebagian saham ini, kepemilikan saham PTPP di PT KLN menjadi 13,95% dari sebelumnya 17,65%.

Pembangunan IKN yang mayoritas porsinya konstruksi, menjadi incaran SIG melakukan ekspansi bisnisnya. Volume kebutuhan semen dan bahan baku konstruksi lainnya yang sangat tinggi, membuat SIG tidak hanya melakukan kerja sama dengan memasok kontraktor-kontraktor konstruksi, tapi ikut juga masuk dalam konsorsium PT Karya Logistik Nusantara (KLN) yang merupakan konsorsium BUMN Karya yang akan memasok beton, keseluruhan bahan baku dan pengelolaan logistik dalam pembangunan IKN.

Ekspansi yang dilakukan SIG melalui konsorsium KLN dilakukan dengan penyertaan modal senilai Rp22,5 miliar ke PT Karya Logistik Nusantara (KLN) melalui skema right issue yang dilakukan oleh KLN. Dengan demikian, SIG masuk dalam jajaran pemegang saham KLN dengan porsi kepemilikan saham sebesar 20,9% dan memperkuat posisi Perusahaan untuk memasok produk bahan bangunan dan solusi berkelanjutan untuk proyek pembangunan di IKN.

Masuknya SIG ke KLN merupakan kelanjutan dari upaya SIG mendukung IKN setelah sebelumnya menjalin kerja sama dengan PT Bina Karya (Persero) dalam penyediaan solusi bahan bangunan termasuk produk berbahan dasar semen, green cement, produk turunan semen dan bahan bangunan.

Direktur Utama SIG, Donny Arsal mengatakan, partisipasi SIG dalam right issue ini adalah tindak lanjut dari upaya membangun ekosistem berbasis sinergi untuk bisnis yang berkelanjutan. Melalui kepemilikan saham di KLN, SIG memperkuat posisi untuk memasok produk bahan bangunan dan solusi berkelanjutan dalam pembangunan IKN.

”Ini adalah wujud komitmen kuat SIG untuk mendorong perwujudan konstruksi berkelanjutan melalui aplikasi produk dan solusi ramah lingkungan, seperti konsep yang diusung Pemerintah dalam pembangunan IKN yang akan menjadi percontohan kota berkelanjutan di Indonesia. SIG memiliki produk bahan bangunan ramah lingkungan dan solusi-solusi inovatif yang sesuai untuk membangun konstruksi yang berdaya tahan dan rendah emisi karbon”, tutur Donny Arsal, dikutip Senin (1/7/2024). (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved